Demam Guns N' Roses Melanda Ruang Redaksi
Jakarta - Dalam sepekan terakhir, suasana Ruang Redaksi kanal Bola Liputan6.com dan Bola.com di Gondangdia dipenuhi oleh semangat musik rock dari band legendaris asal Amerika Serikat, Guns N' Roses (GNR). Fenomena ini muncul seiring dengan rencana penampilan band tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis, 8 November mendatang.
Edu Krisnadefa, redaktur pelaksana kanal Bola Liputan6.com, menjadi salah satu penggemar yang paling aktif memutar lagu-lagu GNR melalui laptopnya. Tak ingin ketinggalan, Erwin Fitriansyah, redaktur pelaksana Bola.com yang juga dikenal sebagai komentator siaran sepak bola di televisi, menjadikan musik GNR sebagai pengiring saat bekerja. Salah satu lagu favoritnya adalah "Rocket Queen" dari album "Appetite for Destruction" (1987). Erwin bahkan sering ikut bernyanyi, mengekspresikan kegembiraannya saat lagu tersebut diputar.
Peksi Cahyo Priambodo, Head of Multimedia Bola.com, yang biasanya lebih tertarik pada genre alternatif seperti Red Hot Chili Peppers dan Pearl Jam, juga terpengaruh oleh demam GNR ini. Dengan perangkat komputer yang lebih canggih, dilengkapi speaker besar dan subwoofer, lagu-lagu Guns N' Roses terdengar lebih menggugah semangat di ruang kerjanya.
Sejarah dan Harapan
Guns N' Roses dijadwalkan tampil di Indonesia dengan formasi yang hampir lengkap, termasuk W Axl Rose sebagai vokalis, Slash di gitar, dan Duff McKagan di bass. Juga ada Dizzy Reed yang telah bergabung sejak album "Use Your Illusion I & II" (1991). Ini adalah kesempatan langka, mengingat pada tahun 2012, Axl Rose tampil di Jakarta dengan formasi yang berbeda, hanya dirinya yang merupakan personel klasik dari band tersebut.
Erwin mengungkapkan kerinduannya terhadap konser ini, mengenang momen-momen yang telah lama ditunggu. "Ini konser yang gue tunggu-tunggu dari tahun 1992, mosok mau dilewatkan," ujarnya. Peksi berharap bisa mendengarkan lagu favoritnya, "Nightrain", yang memiliki makna khusus baginya sebagai pengguna setia commuter line.
Nostalgia Era 1990-an
Bagi Edu, Erwin, dan Peksi, tahun 1990-an menjadi periode penting dalam perkembangan musik rock, di mana Guns N' Roses menjadi salah satu band terkemuka. Mereka berharap konser mendatang dapat membawa kembali kenangan indah dari era tersebut, saat rock masih mendominasi dunia musik.
Peksi menambahkan, "Gue yakin banget, di konser GNR nanti gue bakal ketemu kawan-kawan gue yang udah lama banget gak bertemu. Mungkin udah pada jadi bos-bos kali, ya..." Harapan akan pengalaman nostalgia ini menambah semangat mereka menjelang konser yang dinanti-nanti.




