Jejak Nanik S. Deyang Memimpin Badan Gizi Nasional
Ruang Press - Nanik Sudaryati Deyang resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 2 Juni 2026, setelah penunjukannya oleh Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini menempatkannya di posisi strategis untuk melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu agenda pemerintah yang penting.
Awal Kejadian
Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia memulai kariernya sebagai wartawan di Tabloid Bangkit, yang merupakan bagian dari jaringan Kompas Gramedia. Pengalaman di media memberikan Nanik kemampuan untuk memahami isu-isu masyarakat secara langsung, yang kemudian membawanya menapaki jenjang kepemimpinan di berbagai media.
Perkembangan
Nanik dikenal luas ketika terlibat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) dalam Pilpres 2019, mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Hubungan eratnya dengan Prabowo berlanjut hingga pemilihan presiden 2024, di mana Nanik mulai mendapatkan posisi penting di pemerintahan. Ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) pada Oktober 2024 dan kemudian menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Di lembaga ini, Nanik bertanggung jawab dalam bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, serta terlibat dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis.
Kondisi Terakhir
Pada Oktober 2025, Nanik ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG, dengan tanggung jawab untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif. Penunjukannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional diharapkan dapat memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program tersebut. Nanik, dengan latar belakangnya yang beragam, diharapkan mampu menghadapi tantangan dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak positif bagi generasi mendatang di Indonesia.




