Wamenkomdigi: Perkuat Komputasi AI untuk Transformasi Digital Nasional
Sumber Foto: RRI.co.id
Teknologi

Wamenkomdigi: Perkuat Komputasi AI untuk Transformasi Digital Nasional

KBRN, Jakarta: Industri telekomunikasi, diminta untuk membangun dan memperkuat fasilitas komputasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) nasional. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria.

Dalam peluncuran “Empowering Indonesia Report 2025", di Jakarta, Senin (27/10/2025), Wamenkomdigi mengatakan, penguatan sisi komputasi sangat penting. Sebab hal itu dinilainya, sebagai antisipasi akan ancaman ditengah pelaksanaan transformasi digital di era AI.

"Kita harus punya compute power yang cukup kuat, baik dalam hal pemrosesan data dan tersedianya fasilitas data center yang sudah AI ready," kata Nezar dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Ia menuturkan, industri telekomunikasi juga perlu berpartisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas komputasi nasional. Selain itu, diungkapkan Nezar, hal yang tidak kalah pentingnya di era AI saat ini, ialah peningkatan talenta digital.

Ia bahkan mencontohkan, salah satu negara yang menggencarkan hal tersebut yakni Tiongkok. Diungkapkan Wamenkomdigi, melalui peningkatan komputasi nasional, keterbatasan infrastruktur dapat teratasi dengan menggunakan algoritma-algoritma baru yang lebih efisien.

"Mereka melakukan formulasi-formulasi baru di bidang matematika dan algoritma sehingga dia bisa menghasilkan satu model AI yang juga cukup tangguh dibandingkan ChatGPT. Ini bukti bahwa talenta bisa mengatasi keterbatasan infrastruktur," ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), mencatatkan terjadinya penambahan kebutuhan talenta digital Indonesia hingga tahun 2030. Bahkan diungkapkan Kepala BPSDM Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pujianto, bahwa penambahan keterbutuhan itu mencapai 3 juta talenta digital.