Ruang Press - Sebanyak 26 tim dari berbagai negara berkompetisi dalam hackathon internasional tentang komputasi kuantum yang berlangsung di Pusat Internasional untuk Sains dan Pendidikan Interdisipliner (ICISE), Gia Lai, dari tanggal 24 hingga 28 Juli.
Acara ini diselenggarakan oleh Komite Rakyat Provinsi Gia Lai bekerja sama dengan Pusat Inovasi Nasional (NIC) dan Jaringan Pakar Inovasi dan Teknologi Kuantum Vietnam (VNQuantum). Hackathon ini merupakan bagian dari program "Gia Lai Quantum Year 2026" dan dihadiri hampir 100 peserta, termasuk mahasiswa, peneliti muda, serta perwakilan dari perusahaan rintisan.
Kompetisi ini menerima lebih dari 500 aplikasi dari 30 negara dan wilayah, yang kemudian diseleksi menjadi 26 tim unggulan untuk berkompetisi di babak final. Tim-tim tersebut akan mempresentasikan solusi aplikasi komputasi kuantum yang bertujuan untuk mengatasi masalah praktis di berbagai bidang, termasuk ekonomi, teknologi, pertanian, logistik, lingkungan, energi, dan pembangunan berkelanjutan. Di sektor pertanian dan logistik, fokus utama banyak tim adalah pada optimalisasi rantai pasokan kopi dan produk pertanian, perencanaan rantai pasokan, serta penerapan kecerdasan kausal kuantum pada akuakultur.
Pada upacara pembukaan, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Gia Lai, Lam Hai Giang, menyatakan bahwa kompetisi ini penting untuk mendorong semangat inovasi dan menciptakan ruang bagi talenta muda untuk mengatasi tantangan dengan teknologi canggih. Mantan Wakil Perdana Menteri Nguyen Chi Dung juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini yang memberikan kesempatan bagi para ilmuwan dan talenta muda untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah dunia nyata melalui teknologi kuantum.