Wali Kota Palembang Dukung Cap Go Meh sebagai Simbol Toleransi Beragama
Ruang Press - Palembang -
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro. Dukungan tersebut ditegaskan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mendorong penguatan sektor pariwisata daerah.
Ratu Dewa mengatakan Pemkot Palembang menyambut baik seluruh kegiatan keagamaan dan budaya yang dilaksanakan masyarakat, selama berjalan tertib, aman, dan membawa dampak positif bagi kota.
Ia berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini dapat berlangsung lancar dan menjadi momentum memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, tentu kami mendukung penuh. Harapan kami acaranya sukses, lancar, dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang. Ini bagian dari komitmen kita untuk terus menjaga suasana kota yang aman dan kondusif," ujar Ratu Dewa kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, Cap Go Meh bukan hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga simbol nyata toleransi yang telah lama terjaga di Kota Palembang. Pemerintah, kata dia, berkewajiban memastikan seluruh warga dapat menjalankan keyakinannya dengan nyaman dan penuh rasa saling menghormati.
ADVERTISEMENT
"Kita hidup berdampingan dalam keberagaman. Pemkot Palembang sangat menghormati setiap agama dan kepercayaan. Momentum seperti Cap Go Meh ini menjadi bukti bahwa toleransi di kota kita berjalan dengan baik dan harus terus kita rawat bersama," ungkapnya.
Baca juga: Cap Go Meh Palembang Siap Sambut Wisatawan, Dijamin Lebih Nyaman
Dia menilai event tahunan di Pulau Kemaro tersebut juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran ribuan pengunjung setiap tahun membuka peluang bagi pelaku UMKM, jasa transportasi sungai, hingga pedagang di sekitar kawasan wisata untuk meningkatkan pendapatan.
Diketahui, perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili di Pulau Kemaro puncak perayaannya berlangsung pada 1 Maret 2026 tepat pukul 24.00 WIB dengan atraksi barongsai, penampilan drumband, serta pemasangan sekitar 8.000 lampion dan lampu renteng yang menghiasi kawasan pulau.
Panitia juga kembali menghadirkan jembatan ponton sebagai akses tambahan bagi pengunjung menuju Pulau Kemaro. Jembatan tersebut mulai dipasang menjelang perayaan untuk mendukung kelancaran arus keluar-masuk masyarakat saat malam puncak Cap Go Meh.
Baca juga: Ratusan Lampion-Jembatan Tongkang untuk ke Pulau Kemaro Sudah Dipasang
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
Video Suasana Puncak Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang
Video Suasana Puncak Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang
(csb/csb)
cap go meh ratu dewa toleransi beragama palembang kerukunan antarumat pulau kemaro
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
detikTravel
Dukungan Warga Maluku ke Timnas Belanda di Piala Dunia Ternyata Turun Temurun
detikNews
Sungai Cibanten Kota Serang Dipenuhi Sampah, 15 Ton Berhasil Diangkut
detikFood
Seru! Aldi Taher Ajak Menekraf Teuku Harsya Keliling Festival Burger Sedunia
Sepakbola
Icardi Mau Balik ke Serie A, Siapa Mau?
Wolipop
Bintang My Royal Nemesis Segera Menikah, Berjodoh dengan Aktor Berondong
detikHot
Selamat! Kenny Austin-Amanda Manopo Dikaruniai Anak Laki-laki
Sepakbola
Icardi Mau Balik ke Serie A, Siapa Mau?
detikHealth
Pinggang Sakit Tiap Mau Tidur, Tanda Saraf Kejepit? Ini Kata Dokter




