Ruang Press - Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman melalui pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Toleransi dan Keberagaman bertema "Merawat Harmoni dalam Keberagaman melalui Penyelenggaraan Kehidupan Bermasyarakat" di Hotel MCM Bojonegoro.
Nurul Azizah menyatakan bahwa semangat persatuan harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan merencanakan pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan memperkuat layanan bagi kelompok lanjut usia melalui pengembangan panti lansia. RSUD Sosodoro Djatikoesoemo juga terus dikembangkan dengan menghadirkan layanan kesehatan modern.
Di bidang pendidikan, Pemkab Bojonegoro menargetkan untuk mengembalikan 50 persen dari sekitar 5.610 anak yang belum sekolah untuk memperoleh akses pendidikan sepanjang tahun 2026. Pemerintah daerah juga berfokus pada penanganan stunting yang saat ini berada di kisaran 12 persen, melalui program kesehatan dan edukasi masyarakat.
Pemkab Bojonegoro juga menangani masalah pertanian, dengan memperhatikan ketersediaan air, distribusi pupuk, harga hasil panen, dan pengendalian hama. Upaya penanggulangan kemiskinan terus diperkuat dengan program pemberdayaan masyarakat, mengingat angka kemiskinan saat ini berkisar 11,69 persen.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Freddy Poernomo mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta mengajak masyarakat untuk bijak memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.