Vitalnya Selat Hormuz bagi Pasokan Energi Global dan Dampak Gangguannya
Sumber Foto: Priangan Timur News
Internasional

Vitalnya Selat Hormuz bagi Pasokan Energi Global dan Dampak Gangguannya

PRIANGANTIMUR NEWS – Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur terpenting di dunia untuk pengiriman minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dari kawasan Teluk ke pasar global.

Perairan Selat Hormuz yang sempit ini memegang peran strategis karena sekitar satu dari lima barel minyak dunia yang diangkut lewat laut setiap hari melewati selat ini, membuatnya menjadi kunci utama bagi keamanan energi internasional.

Terletak antara Iran di utara dan Oman serta Uni Emirat Arab di selatan, Selat Hormuz adalah chokepoint maritim yang tidak punya banyak alternatif.

Jalur Selat Hormuzmenghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, menjadi satu-satunya rute laut utama bagi sebagian besar ekspor minyak mentah dari negara-negara penghasil besar seperti Arab Saudi, Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Iran sendiri.

Menurut data energi global, sekitar 20 juta barel minyak per hari atau sekitar 20-22% konsumsi minyak dunia melewati Selat Hormuz. Jumlah ini juga termasuk persentase besar volume gas alam cair (LNG) yang diangkut dari Teluk ke konsumen di Asia, Eropa, dan Amerika.

Dampak Besar Jika Mengalami Gangguan

Kabar terbaru jalur Selat Hormuz telah ditutup oleh pihak militer Iran imbas dari konflik dengan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan pimpinan tertinggi mereka, Ali Khamenei. Karena perannya yang sangat vital, segala gangguan di Selat Hormuz langsung berdampak pada harga energi dunia.

Bila aliran minyak atau LNG terhambat, bahkan sementara, pasar global dapat merespons dengan lonjakan harga minyak mentah, yang kemudian memengaruhi harga bensin, bahan bakar industri, dan tarif energi lainnya di berbagai negara besar.