Undip Kembangkan Pakan Berkualitas untuk Tingkatkan Produktivitas Peternak Kadirejo
PABELAN- Upaya meningkatkan kesejahteraan petani-peternak terus digencarkan. Baru-baru ini sejumlah dosen dari Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai Desa Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Kabupaten Semarang.
Kegiatan kali ini mengusung tema “Penguatan Pakan Berkualitas bagi Ternak Ruminansia Sebagai Strategi Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Goal 1: Mengakhiri Kemiskinan”.
Program ini menyasar para petani-peternak yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Tani serta Kelompok Tani Ternak Ngudi Rahayu 7 Dusun Daleman. Program ini menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal, khususnya di sektor peternakan.
Tim pengabdian diketuai oleh Dr Ir Marry Christiyanto, MP, IPM, bersama Prof Dr Ir Anis Muktiani, MSi, Prof Dr Ir Limbang Kustiawan N, SPt, MP, IPU, serta Nuruliarizki Shinta P, SPt, MSc, PhD.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penyuluhan dan pelatihan formulasi pakan ternak ruminansia, pemanfaatan bahan baku lokal, hingga teknik penyusunan konsentrat yang efisien dan ekonomis.
Dalam paparannya, Marry Christiyanto menekankan bahwa kualitas pakan menjadi kunci utama peningkatan produktivitas ternak. “Pakan yang baik akan berdampak langsung pada pertumbuhan, reproduksi, dan produksi ternak. Jika produktivitas naik, otomatis pendapatan peternak juga meningkat,” ujarnya.
Tak Identik
Ia juga menegaskan bahwa pakan berkualitas tidak selalu identik dengan biaya mahal. Dengan memaksimalkan bahan baku lokal yang tersedia di desa, peternak dapat menekan ongkos produksi tanpa mengorbankan nilai nutrisi ransum.
Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Ketua Gapoktan Mitra Tani, Samsudin, menyebut materi yang diberikan sangat sesuai dengan kebutuhan petani-peternak di Desa Kadirejo.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Desa Kadirejo, Riyadi, bersama Sekretaris Desa Pramono, yang berharap kegiatan ini memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Ke depan, para petani-peternak diharapkan mampu memproduksi konsentrat secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan kelompok. Bahkan, program ini diproyeksikan menjadi embrio pengembangan UMKM konsentrat berbahan baku lokal berkualitas tinggi.




