Transformasi ASN Melalui Media Sosial di Bengkulu
Ruang Redaksi

Transformasi ASN Melalui Media Sosial di Bengkulu

Ruang Press - Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih aktif dalam pengelolaan media sosial sebagai upaya meningkatkan komunikasi dengan masyarakat. Arahan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Pengelolaan Media Sosial Perangkat Daerah di Ruang Hidayah 1, Kantor Wali Kota Bengkulu.

Awal Kejadian

Dedy Wahyudi, yang memiliki latar belakang sebagai mantan wartawan, menekankan pentingnya informasi yang jelas dan akurat dalam pelayanan publik. Dalam pandangannya, komunikasi yang efektif menjadi bagian integral dari tugas ASN, bukan sekadar kegiatan tambahan setelah menyelesaikan pekerjaan administratif.

Perkembangan

Wali Kota mengungkapkan bahwa media sosial telah menjadi ruang publik di mana warga dapat bertanya, mengeluh, dan memberikan apresiasi. Ketika pemerintah tidak aktif di platform tersebut, percakapan tentang kebijakan pemerintah akan tetap berlangsung tanpa penjelasan resmi, yang berpotensi menimbulkan rumor dan disinformasi. Dengan demikian, kehadiran pemerintah di media sosial diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kondisi Terakhir

Dedy Wahyudi menekankan bahwa komunikasi publik yang baik bukan hanya tentang kuantitas unggahan, tetapi tentang membangun hubungan yang bermakna dengan masyarakat. Kepercayaan publik akan tumbuh ketika masyarakat merasa terinformasi mengenai kebijakan dan tindakan pemerintah. Dengan demikian, arahan agar ASN lebih aktif di media sosial merupakan langkah menuju transformasi budaya birokrasi yang lebih terbuka dan komunikatif.

You can share this post!