Tim Advokasi Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyiraman Andrie Yunus
Ruang Press - Tim Advokasi Untuk Demokrasi menuntut pengusutan tuntas kasus aktivis Andrie Yunus. (Reuters: Willy Kurniawan)
Laporan Dunia Hari Ini kembali dengan beberapa kejadian dunia selama 24 jam terakhir.
Edisi Selasa, 17 Maret 2026 ini kami hadirkan dari Indonesia.
Perkembangan kasus penyiraman Andrie Yunus
Penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus merupakan "serangan yang terencana, terstruktur, dan sistematis, serta dilakukan aktor yang terlatih."
Baca Juga:
Pengamat Meyakini Polisi Segera Mengungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Hal tersebut dikemukakan Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) dalam konferensi pers kemarin (16/03).
TAUD juga menuntut Presiden Republik Indonesia untuk membentuk Tim Investigasi Independen, dan Kepala Kepolisian RI untuk "menangkap percobaan pembunuhan berencana ini secara transparan dan akuntabel."
Sementara itu, polisi telah membentuk Tim Gabungan Pengungkapan Perkara untuk mengungkap tragedi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Baca Juga:
Teror Penyiraman Air Keras, GREAT Institute Ajak Masyarakat Tak Langsung Menuduh Negara
Kombes Pol Iman Imaduddin dari Dirreskrimum Polda Metro Jaya mengatakan Polda Metro Jaya bisa menganalisa berdasarkan tangkapan kamera di 86 titik.
"Para terduga pelaku diduga telah mengikuti korban sejak sebelum kejadian,"ungkapnya.
Tim Advokasi Untuk Demokrasi mengatakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus merupakan
1
2
3
Next
Last »
Sumber ABC Indonesia
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
Buka Komentar
TAGS dunia hari ini Aktivis KontraS Air Keras ABC online
BERITA TERKAIT
Dunia Hari Ini: Tiga Pria Tewas Dalam Penembakan di Masjid Amerika Serikat
Dunia Hari Ini: Gelombang Serangan Drone Ukraina menewaskan Empat Orang di Rusia
Warga Pacitan Disiram Air Keras, Pelaku Dua Orang
Dunia Hari Ini: Nasionalis Israel Berarak-arakan Peringati Aneksasi Yerusalem Timur
Dunia Hari Ini: Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras, Polisi Selidiki




