Ruang Press - Tahniya Nurus Shofa, seorang perempuan berusia 24 tahun asal Klungkung, Bali, meluncurkan gerakan 'Women Support Women' untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan. Gerakan ini bertujuan mendukung perempuan agar berani bersuara dan saling menguatkan di tengah maraknya ketidakadilan yang dialami mereka.
Tahniya, yang akrab disapa Nia, merupakan lulusan S1 Manajemen dari Undiknas University Bali dan aktif dalam dunia wirausaha. Selain itu, Nia juga terlibat dalam modeling dan fashion, yang membawanya meraih gelar Winner Putri Hijabfluencer Bali 2026. Sebelumnya, ia telah menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi busana, termasuk menjadi Juara 1 Lomba Kreasi Busana Pentas PAI tingkat Provinsi Bali pada tahun 2018.
Nia melihat adanya peluang kolaborasi dengan psikolog, konselor, dan organisasi perlindungan perempuan. Namun, ia juga mengakui tantangan dalam menjaga kerahasiaan identitas korban dan stigma negatif dari masyarakat. Nia berharap gerakan ini dapat memberikan akses yang mudah dan aman bagi perempuan untuk mendapatkan dukungan emosional dan informasi hukum. Ia mengajak semua masyarakat, terutama generasi muda perempuan, untuk mendukung satu sama lain demi menghapus rasa takut dan membangun budaya perlindungan.