Sekjen PBB Desak AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan Demi Perdamaian
Ruang Press - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan agar negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dilanjutkan. Seruan ini disampaikan melalui juru bicaranya pada Senin (13/4) setelah perundingan yang berlangsung di Islamabad, yang dimediasi oleh Pakistan, tidak menghasilkan kesepakatan.
Awal Kejadian
Perundingan antara AS dan Iran di Islamabad menunjukkan keseriusan keterlibatan kedua pihak, meskipun tidak ada kesepakatan yang tercapai. Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa diskusi tersebut merupakan langkah positif dan bermakna untuk memulai kembali dialog.
Perkembangan
Dujarric menekankan bahwa karena perbedaan yang mendalam, kesepakatan tidak dapat dicapai dengan cepat. Sekjen PBB menyerukan agar perundingan dilanjutkan secara konstruktif untuk mencapai kesepakatan. Ia juga menyatakan bahwa setelah mengalami kehancuran dan penderitaan yang berkepanjangan, jelas bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik saat ini. Gencatan senjata mutlak perlu dipertahankan, dan semua pelanggaran harus dihentikan.
Kondisi Terakhir
Sekjen PBB menekankan pentingnya menghormati kebebasan navigasi di Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional. Gangguan dalam perdagangan maritim melalui Selat Hormuz telah berdampak luas, meningkatkan kerentanan ekonomi global dan ketidakamanan di banyak sektor. Hal ini juga memperburuk kerawanan pangan bagi jutaan orang di seluruh dunia dan menyebabkan kenaikan biaya hidup akibat gangguan pada bahan bakar, transportasi, serta rantai pasokan.




