Saham PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) Mengalami Kenaikan, Penerbitan Saham Baru Melalui Waran Seri I
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mencatatkan kinerja positif dengan pergerakan saham yang terus meningkat selama tiga bulan terakhir. Kenaikan ini sejalan dengan pengumuman penerbitan saham baru yang dihasilkan dari pelaksanaan Waran Seri I.
Menurut dokumen resmi yang dikeluarkan oleh PT Bima Registra, pelaksanaan waran dilakukan pada 7 November 2025, dengan total penerbitan sebanyak 4.450 saham baru. Saham tersebut kemudian dicatatkan secara resmi pada 10 November 2025.
Informasi mengenai penerbitan saham baru ini disampaikan dalam surat No. 045/BIMA/BEI/MEJA_CA/XI/2025 yang ditujukan kepada Divisi Pencatatan Bursa Efek Indonesia pada 12 November 2025. Surat tersebut ditandatangani oleh Manager Corporate, Septi Dayana, yang menjelaskan bahwa penerbitan saham baru merupakan bagian dari pelaksanaan Waran Seri I sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam pasar modal.
"Pelaksanaan Waran Seri I telah dilakukan dengan total 4.450 saham baru yang diterbitkan dan siap dicatatkan di Bursa Efek Indonesia," ungkap Septi dalam suratnya.
Dengan penambahan saham baru ini, jumlah saham yang beredar untuk MEJA meningkat menjadi 1.918.983.779 lembar, dibandingkan sebelumnya yang berjumlah 1.918.979.329 lembar. Sementara itu, sisa Waran Seri I kini tersisa sebanyak 478.516.221 unit dari total awal 478.520.671 unit.
Surat tersebut juga ditembuskan kepada Richie Adrian Hartanto dari PT Harta Djaya Karya Tbk, sebagai bagian dari koordinasi administratif antara emiten dan Biro Administrasi Efek. PT Bima Registra berfungsi sebagai pihak yang mengelola administrasi penerbitan efek serta pencatatan saham baru bagi beberapa emiten di Bursa Efek Indonesia.
Dalam data perdagangan selama tiga bulan terakhir, saham MEJA menunjukkan tren positif dengan peningkatan volume transaksi dan pergerakan harga. Hingga 11 November 2025, harga saham MEJA mengalami lonjakan dari Rp44 per lembar pada Agustus 2025 menjadi Rp162 per lembar, atau meningkat sebesar 305 persen.
Pelaksanaan waran ini tidak hanya menambah jumlah saham yang beredar di pasar, tetapi juga memperkuat struktur permodalan perusahaan. Langkah ini merupakan upaya emiten untuk menjaga likuiditas saham serta memberikan kesempatan kepada pemegang waran untuk berpartisipasi dalam kepemilikan saham secara langsung.
PT Harta Djaya Karya Tbk bergerak di bidang konstruksi dan jasa teknik, dengan proyek-proyek yang mencakup sektor infrastruktur dan bangunan komersial.




