Saham Nebius Melonjak 14% Setelah Investasi 2 Miliar Dolar dari Nvidia
BeritaNasional.com - Saham Nebius Group melonjak sekitar 14 persen setelah Nvidia mengumumkan investasi sebesar 2 miliar dolar AS ke perusahaan penyedia layanan cloud berbasis kecerdasan buatan tersebut.
BeritaSiaran & Jaringan
Investasi ini menandai langkah terbaru Nvidia dalam memperluas ekosistem infrastruktur AI global, sekaligus memperkuat posisinya di tengah lonjakan permintaan teknologi kecerdasan buatan.
Melalui kerja sama ini, Nvidia dan Nebius akan mengembangkan berbagai aspek infrastruktur AI, termasuk deployment cloud, manajemen sistem komputasi, inference AI, hingga desain AI factory.
Selain investasi, Nvidia juga akan memberikan akses lebih awal terhadap generasi terbaru platform accelerated computing miliknya. Teknologi tersebut akan digunakan Nebius untuk memperluas kapasitas komputasi yang ditargetkan mencapai lebih dari 5 gigawatt pada 2030.
CEO Nvidia, Jensen Huang, menyebut kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat secara global.
Menurutnya, Nebius sedang membangun layanan cloud AI yang terintegrasi penuh, mulai dari lapisan perangkat keras hingga perangkat lunak.
Strategi Investasi AI Nvidia
Investasi ke Nebius merupakan bagian dari strategi besar Nvidia untuk memperkuat jaringan perusahaan teknologi yang berfokus pada AI.
Dalam beberapa waktu terakhir, Nvidia juga melakukan investasi besar di sejumlah perusahaan teknologi, di antaranya:
Lumentum
Coherent Corp
Synopsys
CoreWeave
Masing-masing investasi tersebut bernilai sekitar 2 miliar dolar AS.
Selain itu, Nvidia juga terlibat dalam pendanaan besar sejumlah perusahaan AI lain, termasuk partisipasinya dalam putaran pendanaan 110 miliar dolar AS yang diumumkan oleh OpenAI.
Perusahaan chip tersebut juga berencana menanamkan investasi hingga 10 miliar dolar AS pada startup AI Anthropic.
Nvidia Perkuat Dominasi di Industri AI
Lonjakan investasi Nvidia tidak lepas dari perannya sebagai pemasok utama GPU (graphics processing unit) yang digunakan untuk melatih model AI dan menjalankan komputasi skala besar.
Permintaan terhadap GPU Nvidia terus meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi AI generatif dan sistem komputasi canggih.
CEO Nebius, Arkady Volozh, mengatakan perusahaan sejak awal memang dibangun khusus untuk kebutuhan komputasi AI.
Menurutnya, kerja sama dengan Nvidia akan mempercepat pembangunan cloud AI berskala besar, mulai dari infrastruktur pusat data hingga layanan perangkat lunak yang dibutuhkan para pengembang AI.




