Safari Ramadan Tabanan: Membangun Keharmonisan dan Toleransi Sosial
Ruang Press - TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat melalui kehadiran dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 H /2026 M. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan bekerja sama dengan Takmir Masjid Agung Al Mujahidin, dan berlangsung di Masjid Agung Al Mujahidin, Dauh Peken, Tabanan, Rabu (25/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan sekaligus menyampaikan sambutan di hadapan para jamaah. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, jajaran Perangkat Daerah Pemkab Tabanan, Ketua MUI Kabupaten Tabanan, para perbekel, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wabup Dirga, disampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadan seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat kebersamaan serta keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Pemerintah Kabupaten Tabanan, lanjut Wabup Dirga, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berkomitmen mendorong pembangunan mental, spiritual, dan karakter masyarakat. Pembangunan yang berkelanjutan, menurutnya, harus berjalan seimbang antara infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia.
Secara khusus, kegiatan Safari Ramadan ini merupakan wujud nyata implementasi Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Nilai “Aman” tercermin dari terciptanya suasana kehidupan beragama yang damai dan harmonis, “Unggul” diwujudkan melalui penguatan karakter dan moral masyarakat, sedangkan “Madani” tercermin dari masyarakat yang religius, beradab, serta saling menghormati dalam keberagaman.
“Keberagaman di Tabanan adalah kekuatan yang harus kita rawat bersama. Melalui momentum Ramadan ini, mari kita perkuat toleransi, saling menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi persatuan,” tegas Wabup Dirga.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan inklusif, sehingga Kabupaten Tabanan tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Kegiatan Safari Ramadan sendiri menjadi wahana interaksi langsung antara pemerintah daerah dengan masyarakat, memberikan kesempatan bagi pejabat dan tokoh agama untuk menyerap aspirasi serta masukan dari jamaah. Selain itu, kegiatan ini juga berperan sebagai sarana edukasi sosial dan religius, menanamkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan kepedulian antarwarga.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tabanan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas kehidupan sosial, spiritual, dan harmonisasi masyarakat. Safari Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Agung Al Mujahidin menjadi bukti nyata upaya pemerintah untuk membina masyarakat yang religius, toleran, dan beradab.
Dengan terus menguatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama, Tabanan diharapkan menjadi kabupaten yang aman, unggul, dan madani, di mana setiap warga merasa terlindungi, dihargai, dan memiliki kesempatan untuk berkembang secara spiritual maupun sosial. [*]




