RSUD Otanaha Gorontalo Gelar Tes Kebugaran Pegawai Berbasis Aplikasi Sipgar
Sumber Foto: InfoPublik
Lifestyle

RSUD Otanaha Gorontalo Gelar Tes Kebugaran Pegawai Berbasis Aplikasi Sipgar

Kota Gorontalo, InfoPublik – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Otanaha Kota Gorontalo secara resmi melaksanakan tes kebugaran bagi para pegawainya.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/01/2026), merupakan implementasi nyata dari program Kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) serta Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Tahun 2026.

Tujuan utama dari tes kebugaran untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani sekaligus mengetahui kemampuan fisik individual setiap pegawai.

Hasil pengukuran itu diharapkan dapat memberikan gambaran jelas kondisi kesehatan pegawai, apakah masuk dalam kategori baik, cukup, atau kurang.

Pelaksanaan tes kebugaran dilakukan dengan mengadopsi teknologi melalui aplikasi Pengukuran Kebugaran Jasmani (Sipgar).

Tahapannya diawali dengan sosialisasi penggunaan aplikasi Sipgar, pengisian kuesioner kesiapan fisik (PAR-Q), dan pengkajian data SDM.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan antropometri dan fisiologis dasar seperti pengukuran tekanan darah, lingkar perut, berat badan, dan tinggi badan. Setelah pemanasan dan peregangan, peserta menjalani tes kebugaran utama dengan metode Rockport, yaitu berjalan atau berlari cepat sejauh 1.600 meter untuk mengukur kapasitas aerobik.

Pada gelombang pertama, tes kebugaran diikuti oleh 52 orang pegawai yang terdiri dari 13 pegawai laki-laki dan 39 pegawai perempuan.

Hasilnya cukup mencerminkan kebutuhan akan program tersebut, di mana sebanyak 35 orang (atau sekitar 67,3%) berada pada kategori kebugaran kurang. Sementara itu, 11 orang (21,2%) berkategori cukup, dan hanya 3 orang (5,8%) yang mencapai kategori baik sekali.

Bagi pegawai dengan kategori kurang dan cukup, manajemen rumah sakit telah menyiapkan rekomendasi spesifik mengenai jenis olahraga serta durasi latihan yang disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing.

Tidak berhenti pada tes kebugaran, kegiatan itu juga diperkuat dengan pemeriksaan kesehatan lanjutan sebagai bentuk deteksi dini faktor risiko penyakit.

Pemeriksaan tersebut meliputi Gula Darah Sewaktu (GDS), HIV, dan HBsAg.

Hal itu menunjukkan pendekatan komprehensif RSUD Otanaha dalam menjaga kesehatan para pegawainya.

Direktur RSUD Otanaha, Grace Tumewu, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

“Tes kebugaran dan pemeriksaan kesehatan karyawan merupakan bagian penting dari komitmen manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Dengan mengetahui kondisi kebugaran sejak dini, kita dapat mendorong pegawai untuk menerapkan pola hidup sehat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal,” ujarnya.

Grace Tumewu mengatakan, tes kebugaran akan dilaksanakan secara bertahap hingga semua pegawai RSUD Otanaha tercover.

Ini merupakan bentuk kesinambungan program K3RS dan PKRS di awal tahun 2026.