Rizal Calvary Marimbo Resmi Menjabat Direktur Manajemen Pembangkitan PLN
Sumber Foto: Stabilitas.id
Ruang Redaksi

Rizal Calvary Marimbo Resmi Menjabat Direktur Manajemen Pembangkitan PLN

JAKARTA, Stabilitas.id – PT PLN (Persero) telah menunjuk Rizal Calvary Marimbo sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2023. Penunjukan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh sektor pembangkitan nasional.

Dengan latar belakang yang unik sebagai mantan jurnalis dan praktisi komunikasi, Rizal diperkirakan mampu menangani kompleksitas yang mencakup aspek teknis, sosial, dan politis dalam pengelolaan pembangkitan energi. Saat ini, manajemen pembangkitan PLN tengah berhadapan dengan berbagai tantangan, antara lain:

  • Overcapacity di sejumlah sistem pembangkit yang mengakibatkan tekanan terhadap efisiensi biaya produksi listrik.
  • Ketergantungan yang tinggi pada batu bara, meskipun terdapat dorongan untuk dekarbonisasi dan komitmen Indonesia menuju net zero emissions pada tahun 2060.
  • Akselerasi penggunaan energi terbarukan, yang memerlukan transisi infrastruktur dan perubahan dalam pola operasi pembangkit yang ada.
  • Pengelolaan biaya dan pasokan, terutama berkaitan dengan subsidi, tarif keekonomian, dan keandalan pasokan energi primer.
  • Koordinasi lintas pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, daerah, swasta, hingga lembaga pendanaan internasional.

Rizal dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menghadapi tantangan ini. Pengalamannya di bidang komunikasi strategis dan keterlibatannya dalam membangun ekosistem pembangkit nasional dari sisi regulasi dan swasta menjadi modal penting. Sebagai Direktur Eksekutif dan Juru Bicara Asosiasi Pembangkit Listrik Swasta Indonesia (APLSI), Rizal berpengalaman dalam menjembatani kepentingan swasta dan kebijakan pemerintah. Dia juga pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bidang percepatan infrastruktur ketenagalistrikan, terlibat langsung dalam proyek-proyek pembangkit besar yang krusial untuk kedaulatan energi nasional.

Rizal memulai kariernya sebagai jurnalis di Harian Investor Daily antara tahun 2004 dan 2010, sebelum berpindah ke Bosowa Corporation sebagai Group Head Corporate Communication. Dia juga aktif dalam organisasi pengusaha, termasuk HIPMI dan Komite Investasi BKPM, serta memiliki kedekatan dengan pemerintah, di mana ia pernah menjadi juru bicara relawan pengusaha muda untuk Presiden Jokowi.

Dari segi pendidikan, Rizal meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Teologi Reformed Indonesia (STTRI) dan menyelesaikan Magister Manajemen di bidang Human Capital dan Corporate Strategy dari Universitas Pelita Harapan (UPH). Latar belakang akademisnya memberikan perspektif yang luas dalam memimpin transformasi organisasi.

Penunjukan Rizal sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan PLN mencerminkan upaya perusahaan untuk memperkuat sektor pembangkitan tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga dalam hal manajemen, komunikasi strategis, dan konektivitas kebijakan. Dalam menghadapi transformasi energi nasional, Rizal diharapkan dapat menjembatani transisi dengan mempertimbangkan tantangan global dan dinamika lokal.