Refleksi Hari Anak Nasional 2026 oleh PC Fatayat NU Gresik: Penguatan Advokasi dan Layanan Ramah Anak
Hukum

Refleksi Hari Anak Nasional 2026 oleh PC Fatayat NU Gresik: Penguatan Advokasi dan Layanan Ramah Anak

Ruang Press - Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 sebagai momen refleksi dalam memperkuat komitmen terhadap hak dan perlindungan anak. Melalui program advokasi dan pendampingan, organisasi ini berupaya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak, termasuk di pesantren.

Awal Kejadian

Hari Anak Nasional diperingati untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan sehat. Peringatan ini sekaligus menegaskan perlunya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan partisipasi aktif anak dalam masyarakat.

Perkembangan

PC Fatayat NU Gresik menjalankan berbagai program advokasi melalui edukasi, penguatan kapasitas masyarakat, dan pendampingan kasus, serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, dan organisasi masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi dan memperkuat sistem perlindungan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Ketua PC Fatayat NU Gresik, Masruroh, S.Pd., menekankan pentingnya menciptakan pesantren yang aman dan ramah anak. Menurutnya, layanan ramah anak harus menjadi komitmen bersama di lingkungan pesantren, yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Kondisi Terakhir

PC Fatayat NU Gresik, melalui Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A), membuka layanan pengaduan, konseling, dan pendampingan bagi masyarakat. Layanan ini diharapkan menjadi ruang aman bagi anak, perempuan, dan keluarga yang membutuhkan informasi serta pendampingan terkait perlindungan anak dan kekerasan berbasis gender. Peringatan HAN 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak di berbagai aspek kehidupan, termasuk keluarga, sekolah, dan pesantren.

You can share this post!