Produktivitas Pertanian Dorong Stabilitas Ekonomi Kabupaten Sigi
Ruang Press - Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menekankan pentingnya Produktivitas Pertanian Sigi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Simak bagaimana sektor ini dan pariwisata mendorong pertumbuhan ekonomi.
16:01:06
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pertanian memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi. Hal ini dilakukan melalui penguatan pasokan pangan serta pengendalian harga di wilayah Kabupaten Sigi. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu, 1 Maret 2026, saat ditemui awak media di Sigi, Sulawesi Tengah.
Rizal Intjenae menyoroti capaian signifikan sektor pertanian di Sigi selama setahun terakhir. Produktivitas komoditas utama seperti padi, beras, dan jagung menunjukkan peningkatan yang membanggakan. Capaian ini secara langsung berkontribusi pada ketersediaan pangan lokal.
Ketersediaan pangan, khususnya beras, dipastikan aman selama bulan Ramadhan ini di Kabupaten Sigi. Dua kecamatan utama, Tanambulava dan Gumbasa, memasuki masa panen raya. Kondisi ini menjamin pasokan yang cukup untuk kebutuhan masyarakat.
Peningkatan Produksi Pertanian dan Ketahanan Pangan
Kabupaten Sigi mencatat lonjakan produktivitas pertanian yang impresif dalam satu tahun terakhir. Data menunjukkan panen padi mencapai 142.779,8 ton, dengan produksi beras sebesar 80.268,2 ton. Angka ini mencerminkan kerja keras petani dan dukungan pemerintah daerah.
Selain padi, panen jagung juga tidak kalah membanggakan, mencapai 57.881,7 ton. Peningkatan signifikan ini menjadi indikator kuat ketahanan pangan di Sigi. Stok pangan yang melimpah turut menjaga stabilitas harga di pasar lokal.
Bupati Rizal Intjenae menjamin stok pangan, terutama beras, akan tetap aman selama Ramadhan. "Stok pangan di Sigi saya jamin aman karena Kecamatan Tanambulava dan Gumbasa bulan ini memasuki masa panen mencapai 2 ribu hektare, sehingga bisa menghasilkan 10 ribu ton beras," ujarnya. Ketersediaan ini penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Peran Pariwisata dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sigi
Selain sektor pertanian, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sigi juga mengalami peningkatan yang positif. Data menunjukkan kenaikan dari 3,37 persen menjadi 3,50 persen. Peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk sektor pariwisata yang berkembang pesat.
Sektor pariwisata terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. Contohnya, Festival Danau Lindu pada tahun 2025 berhasil mencatat transaksi hingga Rp2 miliar. Acara tersebut juga menarik 18.750 pengunjung, menunjukkan potensi besar wisata Sigi.
Berbagai kegiatan pariwisata lainnya juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal dan UMKM. Festival Ayam Bambu, Uta Dada, dan To Marawola adalah beberapa contoh acara yang berdampak langsung. "Tentunya pemerintah daerah berkomitmen kembangkan wisata alam dan budaya di Kabupaten Sigi," sebutnya.
Bupati Rizal Intjenae menegaskan bahwa sektor pertanian dan pariwisata adalah penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. Visi pemerintah daerah "Kabupaten Sigi Maju, berkelanjutan berbasis pertanian dan pariwisata" menjadi landasan kuat. Sinergi kedua sektor ini diharapkan membawa kemajuan berkelanjutan bagi Kabupaten Sigi.




