Prabowo Sanjung Toleransi Beragama dalam Harlah 1 Abad NU di Jatim
MALANG – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap praktik toleransi beragama yang terjalin di Jawa Timur, khususnya dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU di Kota Malang.
Dalam sambutannya di hadapan ribuan jamaah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Presiden Prabowo mengaku terharu atas kontribusi sejumlah gereja yang turut berperan dalam menyukseskan agenda besar NU tersebut.
Menurutnya, keterlibatan lintas agama dalam peringatan Harlah 1 Abad NU merupakan cerminan nyata dari nilai toleransi yang selama ini diajarkan para ulama dan kiai NU.
“Saya merasa terharu. Tadi saya mendengar sambutan Ketua PWNU bahwa banyak gereja ikut membantu menyukseskan Harlah ini. Ini adalah wujud toleransi keagamaan yang diajarkan oleh para kiai-kiai NU,” ujar Prabowo dari atas podium, Minggu pagi.
Presiden menegaskan, semangat toleransi tersebut harus terus dirawat dan dijadikan kekuatan dalam menjaga persatuan bangsa. Ia berharap momentum satu abad NU dapat menjadi sarana untuk mencerdaskan, mensejahterakan, serta menjaga kedamaian Indonesia.
Prabowo juga menaruh harapan besar agar Nahdlatul Ulama terus menjadi teladan dalam membangun harmoni antarumat beragama di Tanah Air.
“Semoga NU selalu menjadi contoh bagi umat dalam menjaga toleransi beragama,” pungkas Presiden RI ke-8 itu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa terdapat beberapa gereja di Kota Malang yang turut menyambut dan memfasilitasi terselenggaranya acara Harlah 1 Abad NU. Mereka juga turut membantu dalam memberikan transit jemaah, logistik seperti camilan dan minuman, hingga menyediakan tempat sholat bagi jemaah.(*)




