Pesantren Tingkatkan Produktivitas Melalui Pelatihan AI
Sunartono
Pelatihan AI untuk pesantren tingkatkan produktivitas administrasi dan layanan PSB, diikuti 142 peserta dari 61 pondok pesantren. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA —Gelombang antusiasme pesantren terhadap transformasi digital semakin nyata melalui pelatihan “AI untuk Produktivitas Pesantren” yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) pada Jumat (13/2/2026) dan Sabtu (14/2/2026).
Dalam tempo dua hari sejak pendaftaran dibuka, tercatat 142 peserta dari 61 pondok pesantren di Jawa dan Sumatra langsung mendaftar, mengikuti pelatihan secara tatap muka di Auditorium Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII maupun daring lewat YouTube dan Zoom. Hal ini menunjukkan tingginya minat pesantren memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan sehari-hari.
Advertisement
“Kami ingin pelatihan ini benar-benar menjawab tantangan pesantren di era digital, terutama dalam pengelolaan administrasi dan layanan pendidikan,” jelas Nur Wijayaning, Kepala Program Studi PJJ Informatika UII, dikutip Selasa (17/2/2026).
Pelatihan menitikberatkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk efisiensi administrasi, pemantauan akademik santri, dan layanan Penerimaan Santri Baru (PSB). Materi dibagi menjadi dua sesi praktik yang langsung bisa diterapkan di lingkungan pesantren.
BACA JUGA
Jadwal TKA 2026 Lengkap, Pendaftaran Dibuka hingga 28 Februari
Ini Jadwal Sekolah Selama Ramadan 2026, Lengkap Tanggal Libur
Sesi pertama dipandu Hanson Prihantoro Putro, dosen Jurusan Informatika FTI UII. Ia memperkenalkan pemanfaatan AI generatif untuk pengolahan data akademik santri, termasuk mengubah daftar hadir manual menjadi digital, menghitung nilai akhir secara otomatis, serta menganalisis progres belajar untuk mendeteksi santri yang membutuhkan perhatian khusus. Menurut Hanson, metode ini mampu menghemat waktu administrasi hingga berjam-jam setiap minggu.
Sesi kedua dibimbing M. Daffa Raihan, alumni Informatika UII, yang membimbing peserta membuat chatbot cerdas berbasis platform no-code untuk layanan PSB. Chatbot ini dapat menjawab pertanyaan calon wali santri terkait biaya pendaftaran, fasilitas, kurikulum, dan jadwal kegiatan secara otomatis 24/7. Tim asisten mahasiswa mendampingi secara langsung agar setiap pondok pesantren berhasil membuat prototipe siap pakai.
Nur Wijayaning menegaskan, pelatihan ini lebih dari sekadar transfer teori. “Kami ingin peserta pulang dengan keterampilan praktis yang langsung meningkatkan efisiensi pengelolaan pesantren. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan teknologi yang selaras dengan nilai-nilai pesantren,” ujarnya, sembari menekankan pentingnya penerapan AI untuk menunjang pendidikan modern di pesantren.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tag: teknologi informasi
Advertisement
Berita Terkait
BRIN Kembangkan Antena 6G dan SATCOM Berteknologi Canggih
Kemkomdigi Wajibkan Label Konten AI Generatif di Platform Digital
Google Terapkan Judul AI Permanen di Discover, Clickbait Ditekan
Berita Lainnya
Advertisement
Berita Terbaru
Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
Jogjapolitan | 17 minutes ago
Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
Jogjapolitan | 1 hour ago
Rumah Duka Dipenuhi Karangan Bunga, Pemulangan Praka Farizal Disiapkan
Jogjapolitan | 1 hour ago
Dari Sampah Jadi Nilai, Muja Muju Perkuat Peran Bank Sampah
Jogjapolitan | 2 hours ago
Advertisement
Bukit TPU Seyegan Akan Dipangkas, Ruang Makam Ditambah
Jogjapolitan | 2 hours ago
Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
Jogjapolitan | 2 hours ago
Kemarau Diprediksi Lebih Kering, Bantul Siaga Kekurangan Air
Jogjapolitan | 3 hours ago
Malam Hari Jadi Andalan, Girder Tol Jogja Solo Dipasang Lagi
Jogjapolitan | 3 hours ago
Ketua Komisi A DPRD DIY Prihatin Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon
Jogjapolitan | 3 hours ago
Advertisement
Napak Tilas Persandian: Menelusuri Jejak Kurir Rahasia di Menoreh
Jogjapolitan | 4 hours ago
Motor Karyawan Minimarket di Bantul Raib Digondol Maling
Jogjapolitan | 4 hours ago
Pemkot Jogja Batasi BBM Kendaraan Dinas Maksimal 5 Liter per Hari
Jogjapolitan | 4 hours ago
Ganti Rugi Tol Jogja YIA Cair Ratusan Miliar, Warga Mulai Berbenah
Jogjapolitan | 5 hours ago
Libur Lebaran Usai, Wisata Jogja Tetap Diburu Meski Hotel Lesu
Jogjapolitan | 5 hours ago
Advertisement
Girder Rampung Tol Jogja Solo dan Bawen Tersambung
Jogjapolitan | 5 hours ago




