Pertemuan Hangat Jokowi dan Putin di Kremlin
Pada hari Kamis, 30 Juli, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan resmi ke Istana Kremlin, Moskow, untuk bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan ini diwarnai dengan suasana yang hangat dan akrab antara kedua pemimpin.
Selama pertemuan, terlihat adanya sebuah meja kecil yang diletakkan di antara Jokowi dan Putin. Meja ini berfungsi untuk mengurangi jarak fisik antara keduanya, sehingga komunikasi dapat berlangsung dengan lebih intim. Di atas meja tersebut, terdapat beberapa kertas catatan dan sebuah buket bunga yang menambah suasana pertemuan.
Setelah pertemuan bilateral, kedua pemimpin juga memberikan keterangan pers bersama. Pada kesempatan ini, jarak antara mereka relatif dekat, dengan masing-masing berdiri di depan podium dan berbincang secara langsung.
Perbandingan dengan kunjungan sebelumnya oleh pemimpin lain, seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, menunjukkan perbedaan yang mencolok. Saat Macron bertemu Putin di Kremlin pada Februari 2022, keduanya berbicara di sebuah meja panjang yang mencapai enam meter, yang menimbulkan spekulasi mengenai pesan yang ingin disampaikan Putin kepada dunia Barat. Meja panjang tersebut sering dianggap sebagai simbol ketidakakraban dan isolasi.
Sementara itu, Kremlin menjelaskan bahwa penggunaan meja panjang pada pertemuan dengan pemimpin Barat adalah bagian dari protokol kesehatan yang diterapkan selama pandemi, mengingat beberapa pemimpin enggan menjalani tes PCR setibanya di Rusia.
Gestur Putin yang lebih akrab terhadap Jokowi dapat diinterpretasikan sebagai upaya untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, di tengah dinamika politik global yang terus berubah.




