Pertamina NRE Dorong Kerja Sama Internasional untuk Transisi Energi Berkelanjutan
Sumber Foto: SWA.co.id
Internasional

Pertamina NRE Dorong Kerja Sama Internasional untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Pertamina NRE (New & Renewable Energy), subholding PT Pertamina (Persero), meyakini kolaborasi antar negara untuk mempercepat transisi energi global. Hal itu dikemukakan John Anis, CEO Pertamina NRE dalam sesi oanel Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) di Berlin, Jerman, di Senin pekan lalu.

Menurut John, Pertamina NRE memiliki mandat strategis untuk memimpin transformasi energi baru dan terbarukan di Indonesia. Misi ini selaras dengan target pemerintah mencapai net zero emission 2060, dengan tetap menjaga aspek ketahanan energi, keterjangkauan, dan keberlanjutan.

“Transisi energi bukanlah lomba yang bisa dimenangkan sendirian. Dibutuhkan kerja sama lintas negara, lintas sektor, dan lintas teknologi, kemitraan dengan investor dan teknologi dari Eropa menjadi peluang besar, tidak hanya dalam penyediaan modal, tetapi juga transfer pengetahuan dan inovasi,” jelas John pada siaran pers yang dikutip SWA.co.id pada Senin (15/9/2025).

Ia menyebutkan tiga hal utama yang akan menjadi kunci dalam memperkuat kerja sama Indonesia–Eropa yang juga akan memberi manfaat penuh bagi Indonesia. Yang pertama adalah investasi dan inovasi bersama, yaitu bentuk kerjasama dengan konsep investasi bersama, pendanaan konsesional, serta transfer teknologi untuk mengembangkan potensi energi terbarukan di Indonesia, termasuk hidrogen hijau, e- fuels, dan teknologi baterai.

Kedua, pembelian jangka panjang dan jejaring pasar, dimana kepastian pasar melalui kontrak jangka panjang dan akses ke pasar Eropa untuk komoditas hijau seperti hidrogen dan amonia. “Dan ketiga adalah membangun kapasitas bersama, kolaborasi dalam berbagi pengetahuan dan keterampilan, manufaktur, serta riset dan pengembangan agar Indonesia juga menjadi pusat inovasi berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu, John menekankan pentingnya keseimbangan antara ketahanan energi dan transisi menuju energi rendah karbon. “Yang kami lakukan di Pertamina NRE adalah menerapkan strategi ganda; tetap mengoptimalkan bisnis energi konvensional sembari mempercepat pengembangan energi baru seperti surya, bioenergi, hidrogen, dan bahan bakar berkelanjutan,” jelas John. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.