Peran Penyiaran dalam Menjaga Kebenaran dan Ketahanan Nasional di Era Informasi
Sumber Foto: tvtabalong
Ruang Redaksi

Peran Penyiaran dalam Menjaga Kebenaran dan Ketahanan Nasional di Era Informasi

Nanik Hayati, Komisioner KPID Kalsel, berbagi pandangannya mengenai transformasi dunia penyiaran dan tantangan yang dihadapi saat ini. Selama dua puluh tahun berkarier di ruang redaksi televisi, ia menganalogikan kecepatan penyiaran dengan sebuah mantra: "Siapa paling cepat, dia yang menang." Dalam era di mana berita terbaru menjadi prioritas, kecepatan penyiaran sering kali dianggap sebagai keutamaan.

Namun, seiring perkembangan zaman, lanskap informasi telah berubah drastis. Saat ini, informasi mengalir dengan sangat cepat dari berbagai sumber, termasuk media sosial dan platform digital. Setiap individu kini dapat berperan sebagai penyiar informasi, menimbulkan pertanyaan kritis: Apakah kecepatan masih menjadi nilai utama dalam penyiaran?

Dalam konteks ini, Nanik menegaskan bahwa kecepatan tanpa akurasi dapat berbahaya. Hoaks, disinformasi, dan manipulasi konten sering kali menyebar lebih cepat daripada klarifikasi yang diperlukan. Publik saat ini tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi juga yang akurat, terverifikasi, dan dapat dipercaya.

Nanik menekankan pentingnya lembaga penyiaran untuk kembali menemukan jati diri mereka dan berfungsi sebagai penjernih informasi di tengah kebingungan. Tanggung jawab penyiaran tidak hanya untuk menjadi yang pertama, tetapi juga untuk memberikan informasi yang berimbang dan bertanggung jawab. Kecepatan harus sejalan dengan akurasi, etika, dan kepentingan publik.

Ketika penyiaran menghadirkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, hal ini dapat memperkuat stabilitas sosial dan kepercayaan publik. Dalam era informasi global yang deras, penyiaran nasional berperan sebagai benteng yang melindungi masyarakat dari polarisasi dan manipulasi.

Untuk mencapai tujuan ini, kolaborasi menjadi kunci. Lembaga penyiaran, regulator, pemerintah, dan masyarakat perlu bekerja sama. Ketahanan nasional saat ini tidak hanya dibangun di daratan, lautan, dan udara, tetapi juga di ruang informasi.

Kecepatan tetap penting, namun harus dipadukan dengan akurasi, etika, dan tanggung jawab kebangsaan. Penyiaran seharusnya berfokus pada pelayanan publik dan menjaga kedaulatan bangsa dari disinformasi. Meskipun mungkin tidak selalu menjadi yang pertama, lembaga penyiaran harus berkomitmen untuk menjadi yang paling dapat dipercaya.

Pada akhirnya, bukan kecepatan yang akan menguatkan bangsa, melainkan informasi yang valid dan terpercaya.