Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Mahasiswa dalam Memelihara Toleransi
RRI.CO.ID, Semarang – Peran berbagai pihak dan lapisan masyarakat, perlu untuk terus dijaga demi terciptanya harmonisasi antar masyarakat. Utamanya dari pemerintah dan generasi muda, untuk semakin menjaga nilai toleransi dan keberagaman di masyarakat khususnya di Kota Semarang.
Nixon Gabriel yang merupakan Kepala Departemen Agama dan Kepercayaan BEM FISIP UNNES 2025 menyebut, mahasiswa memiliki peran yang besar. Apalagi dengan lingkungan kampus yang merupakan forum akademik, bisa menjadi ruang yang aman untuk berdiskusi.
“Bisa menjadi ruang aman kita untuk berdialog lintas agama, mungkin kita sehari sebelumnya mengadakan suatu diskusi terbuka. Kira-kira apa sih makna misalnya dibalik imlek, ataupun makna-makna sejarah yang memang berasal dari tradisi tertentu,” jelas Nixon dalam program SPADA PRO 2 Semarang, Selasa (17/2/2026).
Baginya hal ini bisa menambah pengetahuan, tentang bagaimana sebuah tradisi atau perayaan bisa menjadi pembelajaran untuk toleransi di masyarakat. Selain itu mengaplikasikan toleransi di kehidupan sehari-hari, berawal dari hal-hal kecil baginya bisa menjadi nilai yang bisa dipupuk.
“Jadinya nanti ketika kita bicara lagi dengan tradisi yang ada, kita sudah cukup bisa untuk memahami. Agar tidak musiman sih ya bisa kita aplikasikan di kehidupan sehari-hari, dari pertemanan atau kita punya organisasi yang memang banyak sekali perbedaannya kita bisa lakukan disitu,” ujar Nixon.
Selain itu, peran pemerintah yang kini cukup suportif terhadap keberagaman di Semarang juga perlu untuk dijaga. Komunikasi dan saling mempercayai satu sama lain di masyarakat, menurut Nixon bisa menjaga harmonisasi sekaligus juga membuka ruang dialog yang menyatukan satu sama lain.
“Dari sini kita perlu adanya kolaborasi dari pemerintah, dari tokoh agama dan masyarakat yang lain untuk terus membangun ruang dialog. Ruang dialog yang memang harus kita jaga dan kita lakukan, agar isu-isu kecil yang tadi pun nggak membesar dan bisa kita minimalisir lebih dulu,” imbuhnya.




