Pengendali Saham MEJA Siapkan Rp89,53 Miliar untuk Tender Wajib
Ruang Press - PT Triple Berkah Bersama, pengendali baru PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), membuka Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) dengan dana sebesar Rp89,53 miliar untuk menyerap saham publik.
Awal Kejadian
Pembukaan tender wajib ini merupakan bagian dari kewajiban setelah pengambilalihan saham perseroan yang telah diselesaikan pada 4 Desember 2025. Dalam proses akuisisi, PT Triple Berkah Bersama telah menguasai 878,84 juta saham atau sekitar 45,80 persen dari total kepemilikan di MEJA.
Perkembangan
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, manajemen mengungkapkan bahwa dana untuk tender wajib ini seluruhnya berasal dari kas internal. Tender wajib ini bertujuan memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik untuk menjual sahamnya kepada pengendali baru. PT Triple Berkah Bersama menargetkan pembelian sebanyak 1.356.656.942 saham, setara 60,69 persen dari total saham beredar, dengan harga penawaran Rp66 per saham, yang lebih tinggi dibandingkan harga akuisisi sebelumnya di Rp20 per saham.
Kondisi Terakhir
Periode tender berlangsung mulai 18 Maret 2026 hingga 16 April 2026, dengan pembayaran kepada investor dijadwalkan pada 28 April 2026. Jika setelah tender wajib kepemilikan pengendali baru melampaui 80 persen, perusahaan diwajibkan melakukan penyesuaian free float minimal 20 persen dalam waktu maksimal dua tahun. Struktur kepemilikan per 17 Maret 2026 menunjukkan bahwa PT Triple Berkah Bersama menguasai 39,31 persen saham, sementara kepemilikan publik mencakup sekitar 60,4 persen.




