Pemprov DKI Kembangkan Park and Ride untuk Tingkatkan Transportasi Umum
Sumber Foto: Orasi.ID
Nasional

Pemprov DKI Kembangkan Park and Ride untuk Tingkatkan Transportasi Umum

Ruang Press - Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggandeng wilayah penyangga untuk menyediakan fasilitas park and ride guna mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum (transum). Langkah ini ditempuh sebagai upaya menekan kebiasaan penggunaan kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu pemicu kemacetan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan harapannya agar warga tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi sejak dari rumah hingga memasuki wilayah Jakarta sebelum beralih ke transportasi umum.

Baca Juga: Korban Dugaan Kekerasan di Padepokan Silat Jambi Mengaku Dipersulit Saat Melapor ke Polisi

“Saya itu mengharapkan orang jangan dari rumah menggunakan kendaraan pribadi sampai masuk ke Jakarta baru menggunakan transportasi umum Jakarta. Yang saya harapkan park and ride itu ada di dekat rumah masing-masing,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/2) seperti dikutip dari Antara.

Kolaborasi dengan Daerah Penyangga

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov DKI akan bekerja sama dengan sejumlah daerah penyangga, yakni Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor. Penyediaan park and ride di wilayah-wilayah tersebut diharapkan dapat mengurangi beban kendaraan yang masuk ke Jakarta setiap hari.

Baca Juga: Pramono Ungkap Alasan CFD Rasuna Said Baru Dimulai 1 Juni 2026

Jika fasilitas itu terwujud, Pramono menilai tingkat kemacetan di Jakarta dapat menurun secara signifikan.

Selain park and ride, ia juga berharap daerah penyangga membangun halte Transjabodetabek yang layak dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan halte yang memadai akan mendorong peningkatan jumlah pengguna transportasi umum.

“Jangan kemudian, mohon maaf semuanya jadi beban Jakarta. Karena sekarang ini semua alat transportasinya sepenuhnya Jakarta. Termasuk subsidi-nya sepenuhnya Jakarta. Saya hanya berharap kemudian haltenya mohon bisa disiapkan juga yang baik. Supaya siapapun yang akan turun nggak kepanasan dan kehujanan,” ungkap Pramono.

Baca Juga: ‎Pembangunan Gerai KDMP di Tebo Minim Transparansi, Aparat Disebut Terlibat

Transjabodetabek Tetap Berjalan

Sebelumnya, Pramono menegaskan bahwa Transjabodetabek tetap beroperasi meski muncul keluhan terkait belum tersedianya halte di beberapa wilayah penyangga.

Ia menilai tingginya animo masyarakat terhadap layanan tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan transportasi publik lintas wilayah. Namun demikian, kondisi itu harus diimbangi dengan kesiapan sarana dan prasarana, terutama di daerah penyangga seperti Depok.

Baca Juga: Pemprov Jambi Akui Anak Titin Merupakan Walpri Gubernur, Korban Mengaku Semakin Yakin Karena Kedekatan Itu

Konektivitas 92 Persen, Pengguna Rutin 23,6 Persen

Dalam kesempatan itu, Pramono menyebut konektivitas transportasi umum di Jakarta telah mencapai 92 persen. Meski demikian, jumlah pengguna rutin transportasi umum baru sekitar 23,6 persen.

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena sebagian warga masih memilih menggunakan kendaraan pribadi menuju halte atau stasiun terdekat, lalu memarkirkannya di fasilitas park and ride.

Baca Juga: Pemprov Jambi Klarifikasi Modus “Jatah Gubernur”, Ariansyah: Tidak ada hubungan Bu Titin dengan Pak Gubernur

Pramono berharap ke depan masyarakat dapat membiasakan diri menggunakan transportasi umum langsung dari rumah masing-masing. Ia juga mendorong wilayah penyangga untuk ikut membangun fasilitas transportasi yang nyaman agar semakin banyak warga beralih ke transportasi umum.

“Mudah-mudahan tawaran-tawaran transportasi yang murah, fasilitas bagus, ketepatan waktu juga penting. Itu akan membuat orang kemudian beralih menjadi menggunakan transportasi umum,” ujarnya.

Ia menilai kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi masih menjadi tantangan utama dalam keberhasilan kebijakan transportasi umum.

“Problem utamanya adalah karena kebiasaan orang masih menggunakan transportasi pribadi, sehingga integrasi yang sudah dilakukan, menyangkut integrasi transportasi, visi, kebijakan, tarif, operasional supaya orang naik kendaraan umum itu belum sepenuhnya berhasil karena memang harus mengubah kebiasaan,” kata Pramono.

Kebijakan Dorong Perubahan Kebiasaan

Untuk mendorong perubahan tersebut, Pemprov DKI telah menerapkan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah menggratiskan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat.

Selain itu, diterbitkan pula Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 6 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu.

Pramono juga menghadirkan layanan Transjabodetabek agar warga wilayah penyangga yang bekerja di Jakarta memiliki akses transportasi umum yang lebih mudah.

“Dan itu terbukti bahwa dalam waktu satu tahun pemerintahan yang saya pimpin, ada kenaikan yang signifikan orang naik transportasi umum,” katanya.

Tag

ASN Naik Transportasi Umum

Bekasi Depok Bogor Tangerang

Daerah Penyangga Jakarta

Kebijakan Transportasi

Kemacetan Jakarta

Park and Ride Jakarta

Pemprov DKI Jakarta

Pramono Anung

Transjabodetabek

Transportasi Umum Jakarta

Berita Terkait

Korban Dugaan Kekerasan di Padepokan Silat Jambi Mengaku Dipersulit Saat Melapor ke Polisi

6 menit yang lalu

Pramono Ungkap Alasan CFD Rasuna Said Baru Dimulai 1 Juni 2026

17 jam yang lalu

‎Pembangunan Gerai KDMP di Tebo Minim Transparansi, Aparat Disebut Terlibat

1 hari yang lalu

Opini

Baru

Efisiensi yang Diserukan, Pemborosan yang Diloloskan

16/05/2026

Kampus atau Kantor Administrasi? Catatan Keresahan Mahasiswa terhadap Budaya Akademik di Universitas Jambi

09/05/2026

Saat Pembelaan Publik Tidak Menjawab Masalah Pokok di Bank 9 Jambi

07/05/2026

Di Balik Serangan Siber Bank 9 Jambi: Murni Serangan Luar atau Jejak Akses Internal?

06/05/2026

Ekonomi

OJK Ungkap Klaim BPJS Ketenagakerjaan Naik Rp1,85 Triliun pada Maret 2026 Akibat PHK

2 hari yang lalu

BPKN Ingatkan Maskapai Tak Berlebihan Naikkan Harga Tiket Imbas Avtur Mahal

3 hari yang lalu

Korea Hybrid Travel Fair 2026 Hadir di Jakarta, BRI Tawarkan Promo Liburan ke Korea hingga Rp4 Juta

3 hari yang lalu

Uang Rp50 Ribu Indonesia Masuk Mata Uang Teraman Kedua di Dunia Versi BestBrokers

4 hari yang lalu

Teknologi

NASA Kembangkan Prosesor AI untuk Pesawat Antariksa, Diklaim 500 Kali Lebih Cepat

11 jam yang lalu

Fosil Dinosaurus Terbesar Asia Tenggara Ditemukan di Thailand, Hidup 113 Juta Tahun Lalu

3 hari yang lalu

iPhone 17e Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp13,4 Juta dan Usung Chip A19

4 hari yang lalu

Bibit Siklon Tropis 96W Muncul di Utara Papua, BMKG Ungkap Dampaknya untuk Indonesia

5 hari yang lalu

Terkini

Perkara

Korban Dugaan Kekerasan di Padepokan Silat Jambi Mengaku Dipersulit Saat Melapor ke Polisi

6 menit yang lalu

Pemprov Jambi

Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Penetapan Tapal Batas ke Kemendagri

6 jam yang lalu

Hiburan

Keanu Reeves Resmi Jadi Pengisi Suara Film Stop-Motion Jepang ‘Hidari’

7 jam yang lalu

Olahraga

Jadwal Arsenal vs Burnley di Liga Inggris: The Gunners Incar Kemenangan Penentu

8 jam yang lalu

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kursi Pesawat Favorit Penumpang, Posisi 1A Jadi Paling Diburu

10 jam yang lalu