OpenAI Tandatangani Kerja Sama Rp633 Triliun dengan Amazon untuk Perkuat AI
Ruang Press - RADARSITUBONDO.ID - Raksasa kecerdasan buatan OpenAI secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama besar dengan Amazon Web Services (AWS) senilai 38 miliar dolar AS atau sekitar Rp633 triliun.
Kesepakatan yang diumumkan pada hari Senin (3/11) ini adalah langkah penting bagi OpenAI untuk memperkuat sistem teknologi AI mereka.
Dengan perjanjian ini, pembuat ChatGPT akan mendapatkan akses ke banyak unit pemrosesan grafis (GPU) milik Nvidia Corp yang ada di platform AWS.
Chip canggih ini akan digunakan untuk melatih dan menjalankan model-model kecerdasan buatan yang lebih baru dengan kemampuan yang jauh lebih besar.
Selain GPU terbaru dari Nvidia, OpenAI juga akan mendapatkan akses ke kapasitas CPU yang bisa berkembang hingga puluhan juta unit.
Sistem besar ini khusus dibuat untuk mendukung berbagai pekerjaan AI OpenAI, mulai dari memberikan jawaban ChatGPT hingga melatih model-model AI di masa depan.
CEO OpenAI, Sam Altman, mengatakan bahwa kesepakatan ini akan memperkuat sistem komputasi yang luas untuk memulai era baru dalam kecerdasan buatan dan membawa teknologi AI canggih ke semua orang.
Di sisi lain, CEO AWS, Matt Garman, menegaskan bahwa kerja sama dengan OpenAI menunjukkan posisi AWS sebagai penyedia infrastruktur AI terkemuka dengan komputasi yang luas dan teroptimasi.
Kesepakatan ini juga menunjukkan perubahan OpenAI dari ketergantungan pada Microsoft ke beragam sumber daya komputasi.
Sebelumnya, OpenAI memiliki perjanjian eksklusif untuk komputasi awan dengan Microsoft hingga Januari 2025.
Seluruh kerja sama ini direncanakan selesai dengan semua kapasitas yang dimaksud bisa beroperasi pada akhir 2026, dengan kemungkinan untuk berkembang lagi pada 2027 dan tahun-tahun mendatang.
Amazon akan meluncurkan ratusan ribu chip, termasuk akselerator AI GB200 dan GB300 dari Nvidia dalam kluster data yang dibuat khusus.
Kesepakatan besar ini juga membuat saham Amazon naik drastis setelah pengumuman tersebut. AWS, yang sebelumnya khawatir tertinggal dari pesaing seperti Microsoft dan Google dalam perlombaan AI, sekarang mendapatkan kepercayaan besar melalui kerja sama strategis ini.
OpenAI sendiri telah berkomitmen untuk mengeluarkan sekitar 1,4 triliun dolar AS untuk membangun dan mengoperasikan infrastruktur yang mendukung model AI mereka.




