Oknum Polisi di Ambon Mengancam Wartawan di Kantor Redaksi
Sumber Foto: Kompas.com
Ruang Redaksi

Oknum Polisi di Ambon Mengancam Wartawan di Kantor Redaksi

AMBON - Seorang anggota Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease berinisial SU, pada Selasa (24/3/2015), mengunjungi kantor redaksi harian Info Baru di kawasan Galunggung, Kecamatan Sirimau, Ambon. Dalam kunjungannya, ia mengamuk dan mengancam akan membunuh salah satu wartawan koran tersebut, menimbulkan kepanikan di kalangan jurnalis yang berada di lokasi.

Kedatangan Ipda SU diduga berkaitan dengan pemberitaan yang dimuat di edisi hari itu. Salah satu wartawan, Saleh Tuhuteru, mencatat bahwa saat ditanya mengenai kedatangannya, anggota polisi tersebut justru memberikan jawaban yang mengandung ancaman. Dalam pernyataannya, Saleh menirukan ancaman yang dilontarkan oleh Ipda SU, yang menyatakan, "Mana wartawan yang tulis berita tadi, saya akan bunuh dia, kalau perlu saya juga akan bakar kantor ini."

Saleh kemudian meminta agar Ipda SU meninggalkan kantor redaksi, tetapi permintaan tersebut tidak diindahkan. Sebaliknya, oknum polisi itu malah menegaskan, "Saya tidak akan keluar dari sini. Panggil pemredmu sekarang ke sini." Aksi tersebut terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di kantor redaksi.

Wakil Pemimpin Redaksi Info Baru, Mansur, menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan insiden ini kepada Polda Maluku dan Mabes Polri. Ia menegaskan bahwa tindakan oknum polisi tersebut tidak dapat diterima karena telah mengancam kebebasan pers dan keselamatan wartawan. "Apalagi ancaman itu dilakukan di kantor redaksi. Seharusnya jika dia oknum polisi, dia harus paham dengan undang-undang, bukan main ancam dan intimidasi," ujarnya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ambon, Abdul Karim Angkotasan, juga mengutuk tindakan intimidasi tersebut dan meminta agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku. "AJI menolak segala bentuk intimidasi terhadap wartawan dengan cara apapun," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih belum memberikan konfirmasi terkait insiden tersebut.