Ruang Press - Meta Platforms sedang merencanakan untuk memasuki pasar cloud computing dengan menjual kelebihan kapasitas komputasi kecerdasan buatan (AI) kepada pelanggan eksternal.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menciptakan sumber pendapatan baru di luar ketergantungan pada sektor periklanan digital yang selama ini menjadi sumber utama bagi Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Dengan proyek internal bernama "Meta Compute", perusahaan ini menghadapi tantangan langsung terhadap tiga raksasa pasar cloud infrastructure, yaitu Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud. Kabar mengenai proyek ini berdampak positif terhadap nilai saham Meta, yang melonjak lebih dari 6% dalam sesi perdagangan pra-pasar.
Meta sedang mempertimbangkan dua opsi model bisnis untuk layanan yang akan ditawarkan, termasuk model Platform as a Service (PaaS) yang memungkinkan pengembang luar mengakses model AI terbaru yang dihosting di infrastruktur Meta.