Menhut: Harrison Ford Naik Meja untuk Mematikan AC, Bukan Berniat Buruk
Sumber Foto: Kompas.com
Meja Pers

Menhut: Harrison Ford Naik Meja untuk Mematikan AC, Bukan Berniat Buruk

JAKARTA — Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan membenarkan bahwa aktor Hollywood Harrison Ford sempat menaiki meja saat menunggu di ruang tunggu Kementerian Kehutanan sebelum melakukan wawancara. Namun, Zulkifli menilai tindakan itu tidak dilakukan dengan niat buruk.

Menurut Zulkifli, kemungkinan Ford naik ke atas meja karena merasa kedinginan dan ingin mematikan pendingin ruangan. “Mungkin dia kedinginan, ingin mematikan AC,” kata Zulkifli saat dihubungi, Selasa (10/9/2013).

Tanggapan atas pernyataan Andi Arief

Pernyataan Zulkifli disampaikan saat ia dimintai konfirmasi terkait keterangan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam, Andi Arief, yang menyebut Ford melompat-lompat di atas meja. Andi mengaku mengutip pernyataan Zulkifli dan bahkan meminta agar Ford dideportasi.

Wawancara soal Tesso Nilo dan perambahan hutan

Zulkifli juga menceritakan suasana wawancara dengan Ford yang disebut berlangsung emosional. Ford mewawancarainya terkait perambahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, dan menyampaikan kekesalannya atas kondisi hutan di wilayah tersebut.

Menurut Zulkifli, Ford mempertanyakan mengapa para perambah tidak ditangkap. “Dia emosional kenapa tidak ditangkap perambah di Taman Nasional. Sekitar 20.000 orang masuk ke hutan, bikin kebun kelapa sawit, kenapa tidak ditangkap. Berarti di sini korupsi semua, kata dia,” ujar Zulkifli.

Zulkifli mengatakan ia menjelaskan bahwa penindakan tidak mudah dilakukan mengingat jumlah perambah yang besar. Ia menyebut pendekatan yang ditempuh mengedepankan kesejahteraan. “Saya bilang kita demokrasi, pendekatannya kesejahteraan. Akhirnya dia tidak terima, langsung pergi,” kata Zulkifli.

Proyek film dokumenter perubahan iklim

Ford diketahui tengah menggarap film dokumenter berjudul Years of Living Dangerously yang mengangkat isu perubahan iklim. Film tersebut diproduksi oleh jaringan Showtime, dengan Arnold Schwarzenegger dan James Cameron sebagai produser pelaksana. Ford bertindak sebagai narator utama.

Di Indonesia, proyek dokumenter itu mengangkat isu kebakaran hutan, konservasi lahan gambut, dan perkebunan kelapa sawit. Sebelumnya, Ford juga melakukan pengambilan gambar di Orangutan Center Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah. Pada hari yang sama, Ford mewawancarai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.