Ruang Press - Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, memberikan dukungan terhadap rencana Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk memperkuat sistem transportasi di Pulau Bali. Dukungan ini mencakup pengembangan Bandara Letkol Wisnu di Buleleng, revitalisasi Pelabuhan Celukan Bawang, dan pengoperasian Water Taxi di Bali Selatan.
Dukungan Menhub diungkapkan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Koster di Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, baru-baru ini. Rapat tersebut dihadiri oleh para kepala daerah dan jajaran Kementerian Perhubungan.
Menhub Dudy menyatakan bahwa pengembangan Bandara Letkol Wisnu menjadi prioritas pemerintah pusat. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Bali Utara. Bandara tersebut direncanakan akan melayani penerbangan privat, charter, logistik, dan pendaratan darurat, bukan sebagai bandara komersial.
Selain itu, revitalisasi Pelabuhan Celukan Bawang juga menjadi fokus agar dapat melayani kapal Ro-Ro dari Jangkar dan Banyuwangi, yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus kendaraan di jalur Denpasar–Gilimanuk saat musim libur. Pembangunan Pelabuhan Kusamba, Pelabuhan Amed, dan Pelabuhan Sangsit juga didorong sebagai simpul baru transportasi laut yang mendukung pengembangan pariwisata di Bali Timur dan Bali Utara.
Menhub menargetkan fasilitas Water Taxi rute Bandara Ngurah Rai–Canggu dapat selesai pada November 2026, yang akan memangkas waktu tempuh dari dua jam menjadi 30 menit, menyediakan alternatif untuk mengatasi kemacetan di kawasan Bali Selatan.
Gubernur Wayan Koster menyambut baik dukungan tersebut, menganggap pengembangan Bandara Letkol Wisnu sebagai solusi untuk meningkatkan konektivitas udara tanpa merusak lahan produktif dan ekosistem subak. Pemprov Bali telah membentuk badan usaha dan berencana membebaskan lahan untuk mendukung investasi luar. Koster menegaskan bahwa fokus saat ini bukan pada pengembangan bandara komersial, melainkan pada upaya menjaga lahan produktif dan mendukung konsep quality tourism di Bali.