Menhaj Tegaskan Tidak Ada Toleransi Pelanggaran Penyelenggaraan Haji
Sosial

Menhaj Tegaskan Tidak Ada Toleransi Pelanggaran Penyelenggaraan Haji

Ruang Press - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan ibadah haji, dengan tidak memberikan toleransi terhadap praktik kecurangan dan pelanggaran aturan.

Awal Kejadian

Pernyataan ini disampaikan Menhaj saat membuka Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru. Menhaj menyatakan bahwa Presiden meminta kementerian ini beroperasi dengan bersih dan transparan.

Perkembangan

Menhaj mengidentifikasi beberapa potensi pelanggaran dalam operasional haji, termasuk penggabungan mahram, peralihan porsi haji secara ilegal, dan pendampingan jemaah lanjut usia. Ia menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat di semua tahapan penyelenggaraan.

Kondisi Terakhir

Menhaj menegaskan bahwa kesalahan dalam penyelenggaraan harus diperbaiki, tetapi pelanggaran yang disengaja harus dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

You can share this post!