Melodi Kehangatan di Ruang Redaksi: Gitaran Ahmad Fawwaz Usman
Sumber Foto: Liputan6.com
Ruang Redaksi

Melodi Kehangatan di Ruang Redaksi: Gitaran Ahmad Fawwaz Usman

Malam itu, suasana ruang redaksi kanal Bola Liputan6.com dipenuhi dengan alunan lagu "Pelangi di Matamu" yang dinyanyikan oleh Ahmad Fawwaz Usman, seorang reporter yang akrab disapa "Engkong". Suara syahdu dan petikan gitarnya seakan menghidupkan setiap penggalan lirik dari lagu milik kelompok rock Jamrud yang ditulis oleh gitaris Azis MS. Meski rekan kerjanya, Harley Ikhsan, sedang fokus membuat berita, dia tidak dapat mengabaikan penampilan Engkong yang menghayati lagu tersebut.

Keberadaan gitar di ruang redaksi bukanlah hal yang asing. Banyak awak kanal Bola menggunakan alat musik ini sebagai cara untuk melepas penat, mengatasi kejenuhan, atau bahkan sebagai sumber inspirasi untuk menulis berita. Gitar menjadi sarana yang efektif untuk menciptakan suasana yang lebih santai dan menyenangkan, di tengah tuntutan pekerjaan yang padat.

Engkong menjadi salah satu yang paling menonjol dalam hal ini. Lulusan Politeknik Negeri Jakarta ini tidak memandang genre musik, mulai dari pop, rock, dangdut, hingga lagu-lagu mellow, semuanya menjadi bagian dari repertoarnya. Hal ini seringkali menciptakan momen-momen lucu dan hangat di antara rekan-rekannya.

Sering kali, saat Engkong menyanyikan lagu-lagu dari kelompok Pengantar Minum Racun (PMR) yang terkenal dengan lirik-lirik humoris, suasana di redaksi menjadi penuh tawa dan kebisingan. Banyak di antara rekan-rekannya yang tidak dapat menahan diri untuk ikut bernyanyi atau bahkan menambah irama dengan mengetuk meja. Ini menciptakan suasana yang cair dan akrab di antara anggota tim.

Aktivitas bernyanyi ini mungkin terlihat sepele, tetapi memiliki dampak positif yang signifikan. Selain membuat suasana lebih ceria, kegiatan ini juga mempererat hubungan antaranggota tim, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan produktivitas dalam pekerjaan jurnalistik mereka.