Ruang Press - Malaysia dan Thailand mengumumkan penyelesaian sengketa perdagangan perikanan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Pernyataan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul setelah pertemuan di dekat Kuala Lumpur.
Ketegangan perdagangan antara kedua negara meningkat bulan lalu ketika Malaysia menghentikan impor udang dari Thailand. Langkah ini diambil sebagai reaksi terhadap pembatasan yang diberlakukan oleh Thailand terhadap ikan kakap dari Malaysia, yang disebabkan oleh kekhawatiran mengenai residu bahan kimia.
Pemerintah Thailand menyatakan bahwa menteri pertanian kedua negara telah mencapai kesepahaman untuk mempercepat langkah-langkah guna mengurangi dampak terhadap peternak perikanan. Anwar Ibrahim menyatakan bahwa isu-isu perikanan yang tertunda telah diselesaikan dengan komitmen dari kedua menteri terkait.
Kedua perdana menteri juga membahas isu-isu keamanan perbatasan, termasuk masalah pemberontakan di provinsi selatan Thailand yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Anutin Charnvirakul menyampaikan kepada Anwar bahwa mengakhiri kekerasan dan menangani tantangan di provinsi-provinsi tersebut tetap menjadi prioritas pemerintah Thailand. Mereka berdua berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama di wilayah perbatasan serta mendukung dialog untuk perdamaian.