LRT Jakarta Sukses Tarik 53 Ribu Penumpang dengan Kartu Layanan Gratis
Sumber Foto: merahputih.com
Nasional

LRT Jakarta Sukses Tarik 53 Ribu Penumpang dengan Kartu Layanan Gratis

Merahputih.com - PT LRT Jakarta mencatatkan sebanyak 53.000 penerima manfaat Kartu Layanan Gratis (KLG) telah menggunakan fasilitas transportasi di lintas Pegangsaan Dua–Velodrome sejak April 2025 hingga Januari 2026 sebagai upaya mendukung mobilitas inklusif di Ibu Kota. Angka fantastis ini mencerminkan tingginya antusiasme warga terhadap transportasi publik yang terjangkau.

Dorong Inklusivitas Transportasi Publik

Head of Corporate Secretary Division LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi, menjelaskan bahwa implementasi KLG merupakan langkah konkret perusahaan dalam menyediakan sistem transportasi yang berpihak pada kelompok masyarakat tertentu. Sejak program ini diluncurkan, tren penggunaan terus menunjukkan grafik positif.

“Sejak diberlakukannya Kartu Layanan Gratis pada April 2025, hingga Januari 2026 tercatat telah mencapai 53.000 orang,” ujar Sheila Indira Maharshi dalam keterangan resminya, Jumat (20/2).

Menurutnya, angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat sangat membutuhkan akses transportasi yang aman dan nyaman tanpa terbebani biaya tinggi. Program ini juga menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan keadilan mobilitas bagi seluruh lapisan warga.

Kehadiran layanan KLG tidak hanya sekadar memberikan akses gratis, tetapi juga menjadi stimulan strategis agar warga beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. LRT Jakarta meyakini integrasi antarmoda yang semakin kuat akan mempercepat transformasi transportasi di Jakarta.

“Implementasi layanan KLG menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi yang tidak hanya andal dari sisi layanan, tetapi juga berpihak pada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan mobilitas,” jelas Sheila.

Melihat capaian 53.000 pengguna di awal tahun 2026, manajemen optimis dampak positif program ini akan terus meluas. Sheila menegaskan bahwa komitmen ini akan terus dijaga demi memperluas akses transportasi publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan.