LBH Ansor Jatim dan FH UWKS Kolaborasi Tingkatkan Advokasi Hukum
Sumber Foto: Kabarjatim.com
Hukum

LBH Ansor Jatim dan FH UWKS Kolaborasi Tingkatkan Advokasi Hukum

Kabar Kampus

SURABAYA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur dan Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FH UWKS) menandatangani Perjanjian Kerja Sama penguatan riset hukum dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk menjembatani dunia akademik dengan realitas praktik hukum di lapangan. “Ini adalah upaya membangun sinergi antara kampus dan lembaga bantuan hukum. Kami ingin mendorong penguatan legal research yang tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan keadilan,” ujar Ketua LBH GP Ansor Jatim, Mohammad Syahid, Jumat (13/3/2026).

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Dekan FH UWKS, Dr. Edi Krisharyanto, S.H., M.H., CPM., Adv, dan Ketua LBH GP Ansor Jawa Timur, Mohammad Syahid, S.H yang berlangsung di Fakultas hukum UWKS, Jalan Dukuh Kupang XXV/54 Surabaya, kemarin.

Selain fokus pada penelitian, aspek penting lain kerjasama ini adalah penyelenggaraan Program Magang Berdampak. Program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi mahasiswa FH UWKS agar terlibat langsung dalam pendampingan hukum dan advokasi yang dilakukan LBH GP Ansor Jatim.

“Program tersebut bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa terkait dunia advokasi, penyelesaian sengketa hukum, hingga pembuatan produk hukum yang menjadi bagian dari praktik kerja di lembaga bantuan hukum,” ucapnya.

Dekan FH UWKS, Dr. Edi Krisharyanto, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran LBH sebagai mitra strategis akan memperkaya wawasan praktis mahasiswa, sekaligus memperkuat peran universitas dalam melaksanakan pengabdian masyarakat.

“Melalui skema Tri Dharma Perguruan Tinggi, kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kepekaan sosial melalui praktik magang yang terstruktur di LBH GP Ansor,” tuturnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan berbagai output akademis dan praktis. Di antaranya kolaborasi riset penulisan kajian hukum terhadap kebijakan publik dan isu-isu krusial di Jawa Timur, advokasi bersama bagi masyarakat rentan, serta peningkatan kapasitas melalui workshop dan diskusi hukum berkala bagi kader LBH maupun mahasiswa.

Berita Terkait

Banyak Dinikmati Orang Kaya, Ansor Desak Evaluasi Total Beasiswa LPDP

Raih Penghargaan Presiden, Ansor Jatim Apresiasi Panglima Kodam V/Brawijaya

PW Ansor Jatim Beri Pendampingan Hukum Kakek Masir Penangkap Burung Cendet

Gus Addin Dorong Ekonomi Gotong Royong Berbasis Desa, Kunjungi Peternakan Ayam Kader Ansor Jombang

GP Ansor Jatim Kecam Trans7, Serukan Boikot atas Pelecehan Kiai dan Pesantren

Ketum GP Ansor Hadiri Tahlilan di Ponpes Al Khoziny, Sampaikan Duka Cita ke Keluarga Korban

Advokasi Ansor

Navigasi pos

Pos sebelumnya Kapolres Jombang Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026

Pos selanjutnya Perum Perhutani Ungkap Fakta Unik Hutan Jember

Komentar

Baca Juga

Banyak Dinikmati Orang Kaya, Ansor Desak Evaluasi Total Beasiswa LPDP

Nur Laily Raih Gelar Duta Kesehatan Masyarakat Jawa Timur 2026

Muncul Dugaan Privatisasi STIKES Pemkab Jombang, DPRD Warning Pengurus Yayasan

Sinergi Balai Bahasa Jatim dan UNEJ Atasi Kelangkaan Ahli Bahasa Madura

Cak Imin Apresiasi UNAIR sebagai Pelopor Pendidikan Jaminan Sosial di Indonesia

Tiga Mahasiswi Termuda UNEJ Lulusan Madrasah Aliyah