Pada Kamis, 12 Februari 2026, mahasiswa jurusan komunikasi dan penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan kunjungan industri ke Solopos Media Group yang berlokasi di Griya Solopos, Jl. Adisucipto No. 190, Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman mahasiswa mengenai operasional industri media.
Perjalanan dimulai sekitar pukul 07.00 dan memakan waktu kurang lebih dua jam. Selama perjalanan, mahasiswa dan dosen berbincang hangat dan saling bercanda, menciptakan suasana yang akrab sebelum tiba di lokasi.
Setibanya di Solopos Media Group, mahasiswa disambut oleh staf yang ramah. Mereka dipersilakan masuk ke sebuah ruangan yang biasa digunakan untuk rapat, yang telah disiapkan untuk acara penyambutan. Acara dimulai dengan sambutan dari pihak Solopos Media Group, diikuti oleh ucapan terima kasih dari dosen yang mewakili mahasiswa.
Selanjutnya, mahasiswa diberi kesempatan untuk berbicara mengenai penggunaan kecerdasan buatan (AI) di kalangan mahasiswa. Salah satu mahasiswa mengungkapkan pendapatnya bahwa AI seharusnya menjadi alat bantu yang mendukung proses berpikir kritis dan bukan pengganti dalam menyelesaikan tugas kuliah.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh staf Solopos Media Group mengenai tema "Jurnalisme dan AI: Tantangan dan Peluang". Mahasiswa sangat antusias mengikuti materi yang terdiri dari lima bagian, dimulai dari disrupsi media, tantangan yang dihadapi oleh industri media akibat hadirnya AI, penggunaan AI dalam redaksi, peluang yang ditawarkan oleh AI, hingga peran jurnalis dalam era digital.
Setelah sesi materi, mahasiswa diajak untuk melihat langsung ruang produksi di Solopos Media Group. Mereka berkeliling ke berbagai ruangan, termasuk produksi radio dan ruang redaktur berita, dengan penjelasan tentang fungsi setiap ruangan. Pertanyaan dari mahasiswa menambah interaksi dan suasana seru dalam sesi ini.
Kunjungan industri ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda formalitas, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang dapat memotivasi mahasiswa untuk terus bersemangat dalam mengejar cita-cita sebagai jurnalis. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang industri media dan peran AI, mahasiswa diharapkan siap menghadapi tantangan di masa depan.