Koordinasi Posyandu Kolaka Utara: Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Kolaka Utara digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Utara di salah satu hotel di Lasusua pada Sabtu (22/11). Kegiatan ini dihadiri tim pembina posyandu kecamatan, para kepala puskesmas, serta camat dari berbagai wilayah.
Ketua Panitia Pelaksana, Harvey, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan posyandu melalui peningkatan pemahaman dan advokasi lintas sektor.
Dalam laporannya, Harvey menyatakan, bahwa kegiatan koordinasi dan advokasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang kebijakan dan strategi pelaksanaan layanan yang berkaitan dengan Standar Pelayanan Minimal.
“Kegiatan menjadi upaya untuk memperkuat peran tim pembina posyandu di tingkat kabupaten dan kecamatan agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi.”Katanya.
Ia menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas program, sehingga dukungan terhadap pelaksanaan posyandu bisa semakin maksimal. Pertemuan ini juga menjadi sarana advokasi kepada para pengambil kebijakan agar pelaksanaan posyandu dapat berjalan secara berkelanjutan.”Ujarnya.
Pertemuan tersebut dibuka oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kolaka Utara, Dra. Hj. Andi Nurhayani Nurrahman. Ia menegaskan pentingnya penguatan posyandu sesuai regulasi dan perubahan fungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terpadu.
“Posyandu tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah menjadi pusat pelayanan masyarakat pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial,”Jelasnya.
Nurhayani juga meminta kepala puskesmas dan penanggung jawab program kesehatan untuk proaktif dalam menyosialisasikan dan mendampingi pelaksanaan enam SPM di wilayah masing-masing, termasuk berkoordinasi dengan kepala desa dan ketua TP-PKK desa.
“Keberhasilan penguatan posyandu memerlukan dukungan seluruh sektor, termasuk kecamatan dan pemangku kebijakan di daerah,” Tutupnya.




