Ketegangan di Kantor Camat Barus: Lurah Padang Masiang Diduga Berlagak Preman saat Audiensi Bantuan Banjir
Ruang Press - Ketegangan terjadi di Kantor Camat Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, saat warga mempertanyakan transparansi penyaluran bantuan pascabencana banjir. Aksi oknum Lurah Padang Masiang yang diduga memukul meja di hadapan masyarakat dan anggota DPRD TapTeng memicu reaksi keras dari Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani.
Awal Kejadian
Kericuhan ini berawal dari kekecewaan masyarakat terkait pendataan bantuan, termasuk bantuan JADUP dan bantuan ekonomi pascabencana. Rahmansyah Sibarani menyatakan adanya laporan bahwa korban banjir yang tidak terdata sebagai penerima bantuan, sementara mereka yang tidak terdampak justru tercatat sebagai penerima bantuan karena kedekatan dengan pejabat.
Perkembangan
Informasi mengenai kejadian tersebut diketahui Rahmansyah melalui media sosial. Masyarakat, yang didampingi anggota DPRD, datang ke kantor camat untuk mempertanyakan data penerima bantuan. Rahmansyah menegaskan bahwa banyak masyarakat yang terkena musibah namun tidak terdaftar sebagai penerima bantuan, sedangkan mereka yang tidak terdampak justru menerima bantuan.
Kondisi Terakhir
Rahmansyah mendesak agar dilakukan pengusutan tuntas terkait dugaan pelanggaran hukum dan intimidasi yang terjadi. Dia juga menyerukan agar lurah tersebut menjalani tes urin untuk memastikan integritasnya sebagai pelayan publik. Masyarakat diimbau untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar dapat diproses secara hukum.




