Jarred Brooks Tantang Joshua Pacio di Jumpa Pers ONE 164 di Manila
Jarred Brooks, petarung asal Amerika Serikat, menjadi sorotan publik Filipina setelah aksinya berdiri di atas meja saat konferensi pers menjelang pertandingannya melawan Joshua Pacio di Manila pada Rabu, 30 November 2022. Tindakan tersebut memicu reaksi keras dari pendukung Pacio, yang merupakan juara dunia ONE strawweight dan dianggap sebagai pahlawan olahraga Filipina.
Pertandingan keduanya dijadwalkan berlangsung di Mall of Asia Arena pada 3 Desember 2022 dan akan disiarkan secara langsung melalui platform streaming Vidio. Dalam acara tersebut, Brooks, yang mendapat teriakan negatif dari para pendukung tuan rumah, menunjukkan sikap percaya diri dan menegaskan bahwa ia tidak takut dengan kecaman yang diterimanya.
Persiapan dan Janji Brooks
Ketika ditanya tentang persiapannya untuk laga yang akan datang, Brooks mengungkapkan bahwa ia telah berlatih selama enam bulan dan berlatih dengan berbagai juara dari disiplin yang berbeda. Ia bertekad untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan publik Manila pada hari pertandingan.
"Persiapan untuk laga ini telah menyita waktu saya selama enam bulan. Saya telah berlatih dengan banyak juara dari berbagai disiplin. Saya akan menunjukkan kemampuan saya di depan hadapan kalian semua Sabtu ini," ujar Brooks dengan semangat.
Brooks juga menggunakan perumpamaan yang cukup provokatif, menyatakan keinginannya untuk membawa pulang sabuk emas yang dimiliki oleh Pacio. "Saya akan 'memenggal' kepala orang Filipina ini dan membawanya ke Amerika Serikat. Itu adalah janji saya, dan tak akan ada yang tertawa setelah laga itu!" tegasnya.
Klaim Keunggulan
Dalam sesi tanya jawab, Brooks mengklaim bahwa kemampuan gulat dan grappling-nya berada jauh di atas Pacio dan seluruh anggota Team Lakay, tempat Pacio berlatih. Ia berambisi untuk mengakhiri pertarungannya dengan Pacio di ronde pertama.
"Saya rasa kelebihan saya ada pada skill grappling. Kita tahu kalau Team Lakay tidak jago dalam grappling dan saya akan menunjukkannya pada kalian," ujarnya, yang semakin memicu ketegangan di kalangan pendukung tuan rumah.
Menanggapi cibiran dari publik, Brooks tidak gentar dan menyatakan, "Saya bisa menuntut kalian semua (karena mengolokku), tapi tidak apa-apa. Lihat saja siapa yang akan membawa sabuk emas itu ke Amerika Serikat. Terus saja mencibirku," tutupnya.




