ITE Singapura dan BDx Data Centers Kerjasama Siapkan Talenta Digital Masa Depan
Ruang Press - JAKARTA – Institut Pendidikan Teknik (ITE) dan BDx Data Centers (BDx) mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) persiapan tenaga kerja infrastruktur digital untuk menghadapi masa depan industri yang berkembang pesat di Singapura.
Nota Kesepahaman ini mencakup ketiga perguruan tinggi ITE. Mahasiswa akan mendapatkan pelatihan praktis di fasilitas SIN1 milik BDx yang telah siap untuk kecerdasan buatan (AI) dan juga dilengkapi dengan fasilitas uji coba komputasi kuantum, sehingga membuka jalur terstruktur menuju kesempatan kerja di salah satu sektor teknologi dengan pertumbuhan tercepat di Asia.
Inisiatif ini secara langsung mendukung Green Data Centre Roadmap dan visi Smart Nation Singapura, seiring dengan peningkatan permintaan akan tenaga profesional terampil yang mampu mengoperasikan infrastruktur digital berbasis AI, sistem keuangan, dan layanan penting di seluruh lini industri. Kolaborasi ini memastikan mahasiswa ITE memperoleh kompetensi yang diperlukan untuk menjaga ketahanan dan kinerja tinggi tulang punggung industri digital Singapura.
Chief Executive Officer BDx Data Centers, Mayank Srivastava menuturkan pusat data merupakan tulang punggung revolusi kecerdasan buatan. Dengan membangun jalur pengembangan talenta lokal yang terampil bersama ITE, kami memperkuat ketahanan Singapura serta kepemimpinannya dalam jangka panjang di bidang kecerdasan buatan dan infrastruktur digital.
“Para siswa kami akan memperoleh kompetensi praktis yang diperlukan untuk mendukung operasi-operasi penting yang menjadi pendorong segala hal, mulai dari layanan keuangan hingga aplikasi kecerdasan buatan yang sedang berkembang,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Kamis (26/3).
Peter Lam, CEO ITE, mengatakan, pihaknya senang dapat bermitra dengan BDx, yang berkomitmen kuat dalam pengembangan talenta lokal. Visi ini selaras dengan misi kami untuk membangun tenaga kerja teknis yang terampil dan siap menghadapi masa depan.
“Melalui kerja sama ini, ITE akan bekerja sama dengan BDx untuk mengintegrasikan skenario operasional pusat data di dunia nyata ke dalam modul ajaran, memastikan para mahasiswa kami lulus dengan kompetensi praktis dan siap kerja di tengah tuntutan teknis sektor yang terus berkembang pesat,” ucapnya.
Menurut Asosiasi Pusat Data Asia-Pasifik (APDCA), sektor pusat data Singapura saat ini menyediakan 7.000 lapangan kerja bernilai tinggi yang diproyeksikan akan meningkat hampir tiga kali lipat pada 2030, dengan kontribusi ekonomi yang tumbuh 8,9 kali lipat dalam periode yang sama.
Seiring dengan berkembangnya industri pusat data Singapura untuk memenuhi permintaan yang melonjak akan infrastruktur komputasi awan dan kecerdasan buatan, kerja sama ini menjawab kebutuhan mendesak akan tenaga teknis yang terlatih secara lokal.




