Iran Minta Houthi Siaga Tutup Jalur Laut Merah Jika AS Melancarkan Serangan
Internasional

Iran Minta Houthi Siaga Tutup Jalur Laut Merah Jika AS Melancarkan Serangan

Ruang Press - Iran telah meminta kelompok Houthi di Yaman untuk bersiap menutup jalur pengiriman minyak di Laut Merah jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Iran. Langkah ini berpotensi memicu gangguan terhadap pasokan energi global yang sudah tertekan.

Awal Kejadian

Permintaan tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur energi Iran. Tiga sumber yang mengetahui persoalan ini melaporkan bahwa gagasan tersebut telah dibahas di tingkat kepemimpinan Republik Islam Iran dan telah disampaikan kepada Houthi.

Perkembangan

Sumber-sumber yang dekat dengan Houthi menyatakan bahwa kelompok tersebut telah menyiapkan serangan dengan rudal dan drone di sekitar Selat Bab el-Mandeb, yang merupakan pintu masuk menuju Laut Merah. Houthi kini hanya menunggu perintah untuk memulai operasi, dan perwakilan Garda Revolusi Iran (IRGC) di Yaman akan menentukan waktu penutupan Selat Bab el-Mandeb. Ancaman terhadap Laut Merah ini diperkirakan akan memperburuk krisis energi global, yang sebelumnya dipicu oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Kondisi Terakhir

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat setelah Houthi menembakkan rudal ke Arab Saudi, mengakhiri gencatan senjata selama empat tahun. Analis menilai jika pertempuran meluas, hal ini dapat mengganggu infrastruktur ekspor dan jalur pelayaran di Laut Merah, berpotensi memperburuk krisis energi. Houthi dianggap memiliki koordinasi yang semakin erat dengan Iran, dan serangan terhadap fasilitas penting di Laut Merah dapat memberikan tekanan besar pada pasar minyak global.

You can share this post!