Infantino Tegaskan Nol Toleransi FIFA Terhadap Rasisme di Sepak Bola
Sumber Foto: pasjabar
Sosial

Infantino Tegaskan Nol Toleransi FIFA Terhadap Rasisme di Sepak Bola

pri

19 Februari 2026

Ketum PSSI, Erick Thohir dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (Foto: Instagram/Erick Thohir)

Share on Facebook Share on Twitter

ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menyuarakan pernyataan keras bahwa rasisme sama sekali tidak memiliki tempat, baik dalam dunia sepak bola maupun di lingkungan masyarakat luas.

Pernyataan ini muncul sebagai respons cepat terhadap dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, saat bertandang ke markas Benfica pada leg pertama Liga Champions musim 2025/26.

Melalui unggahan di media sosialnya, Infantino menekankan perlunya tindakan nyata dari seluruh pihak untuk menghukum oknum yang terlibat dalam tindakan diskriminatif tersebut:

“Tidak ada tempat untuk rasisme dalam olahraga kita dan dalam masyarakat. Kita membutuhkan semua pihak terkait untuk mengambil tindakan dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.”

Kronologi Insiden di Lapangan dan Penerapan Protokol Anti-Rasisme

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Vinicius Junior mencetak gol kemenangan Real Madrid, dimana ia melaporkan dugaan penghinaan rasis oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Baca juga: Thomas Doll Ingin Jadikan Persib Tumbal Kebangkitan

Wasit Francois Letexier segera bertindak tegas dengan menghentikan pertandingan selama 10 menit, dan mengaktifkan protokol resmi anti-rasisme UEFA untuk menangani situasi yang memanas di lapangan.

Infantino secara khusus memberikan apresiasi kepada wasit asal Prancis tersebut, karena keberaniannya menunjukkan isyarat resmi anti-rasisme di hadapan publik:

“Saya terkejut dan sedih melihat dugaan insiden rasisme terhadap Vinicius Junior dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Benfica dan Real Madrid.”

Komitmen Global FIFA dalam Melindungi Ekosistem Sepak Bola

FIFA terus memperkuat kampanye global, seperti Global Stand Against Racism dan membentuk Player Voice Panel guna memberikan ruang bagi pemain untuk bersuara melawan diskriminasi.

Baca juga: Indonesia Menang 2-1, Dendy Sulistyawan Kunci Kemenangan atas Curacao

Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus menjadi garda terdepan dalam melindungi pemain, ofisial, hingga suporter dari segala bentuk pelecehan rasial.

Menutup pernyataannya, Infantino kembali menegaskan semboyan utama FIFA yang tidak akan pernah berubah dalam memerangi kebencian di lapangan hijau:

“Saya akan selalu terus mengulanginya: Tidak untuk rasisme! Tidak untuk segala bentuk diskriminasi!”

Detail Insiden & Tindakan Penanganan

Variabel Informasi Detail

Pertandingan Benfica vs Real Madrid (Leg 1 Liga Champions)

Korban Vinicius Junior (Real Madrid)

Terduga Pelaku Gianluca Prestianni (Benfica)

Wasit Pemimpin Francois Letexier

Status Protokol Protokol Anti-Rasisme UEFA Tahap 1 Diaktifkan

Editor:

Tags: Benfica fifa Gianni Infantino Liga Champions 2026 Rasisme Rasisme Vinicius Junior Benfica vs Real Madrid Real Madrid Vinicius Junior

Related Posts

HEADLINE

Tembok Kokoh Bayern Bernama Manuel Neuer: Rekor Buffon Disamai, Madrid Dibuat Frustrasi

8 April 2026

HEADLINE

Real Madrid “Hobi” Sedekah Gol: Bayern Munich Berjaya di Santiago Bernabeu

8 April 2026

HEADLINE

Lennart Karl: Bintang Muda Bayern Munich yang Terang-terangan Impikan Real Madrid

7 April 2026