IES 2026: Indonesia Siap Jadi Pemimpin Ekonomi Hijau Global
Sumber Foto: Harian Bogor Raya
Internasional

IES 2026: Indonesia Siap Jadi Pemimpin Ekonomi Hijau Global

HARIAN BOGOR RAYA - Indonesia Economic Summit (IES) 2026 menempatkan ekonomi hijau sebagai arah strategis pembangunan nasional. Forum internasional ini menegaskan bahwa transisi energi dan pengelolaan sumber daya alam akan menjadi kunci daya saing Indonesia di masa depan.

Pertemuan yang menghadirkan delegasi dari 53 negara di Jakarta tersebut memperlihatkan komitmen kuat Indonesia untuk mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan stabilitas jangka panjang.

Utusan Khusus Presiden RI untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan visi Indonesia menjadi kekuatan hijau global yang relevan dan kompetitif. Ia menyebut dekarbonisasi industri dan perlindungan ekosistem sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi nasional.

Menurut Hashim, transisi hijau bukanlah beban pembangunan, melainkan peluang keunggulan strategis Indonesia di panggung global. Pendekatan ini diyakini mampu menarik investasi baru dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai ekonomi dunia.

IES 2026 juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya air, energi, dan sistem alam sebagai faktor utama produktivitas dan ketahanan ekonomi. Isu keberlanjutan kini diposisikan sebagai agenda inti kebijakan ekonomi, bukan lagi sekadar isu lingkungan.

Forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas peluang investasi hijau, termasuk energi terbarukan, industri berkelanjutan, dan teknologi rendah emisi. Kolaborasi global dinilai penting dalam mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

Indonesian Business Council menilai momentum ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan baru di kawasan, terutama dalam sektor ekonomi hijau. Potensi sumber daya alam yang besar menjadi modal penting dalam mempercepat agenda tersebut.