Gerakan Meja Belajar Tingkatkan Budaya Belajar Anak di NTT
Ruang Press - Gerakan Meja Belajar yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) bertujuan untuk memperkuat budaya belajar anak melalui peningkatan interaksi antara orang tua dan anak.
Awal Kejadian
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, memaparkan program ini dalam konferensi pers di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT pada Jumat, 29 Mei 2026.
Perkembangan
Ambrosius menjelaskan bahwa dalam program ini, orang tua diharapkan untuk menyediakan waktu khusus mendampingi anak selama jam belajar. Ia menyarankan agar orang tua memberikan perhatian selama satu setengah jam untuk komunikasi intensif dengan anak.
Menurutnya, perhatian orang tua dianggap sebagai kebutuhan penting bagi perkembangan anak, yang lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan materi seperti uang jajan atau pengantaran ke sekolah.
Kondisi Terakhir
Program ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih harmonis di rumah, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan anak.




