Film Beneran Horor: Gabungan Komedi dan Horor Tayang 2026
SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA — Produser Bob Seven memastikan film komedi-horor Beneran Horor siap meramaikan layar lebar Indonesia pada 2026 setelah proses pengambilan gambar rampung dan memasuki tahap pascaproduksi. Kepastian itu disampaikan dalam acara Wrap-Up Press Conference & Kick-off Campaign di KOAT Coffee, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Februari 2026, sekaligus menandai dimulainya rangkaian promosi menuju penayangan nasional pada kuartal kedua 2026 dengan kemungkinan rilis setelah Lebaran.
Film garapan sutradara Anto Tanjung tersebut mengusung perpaduan komedi segar dan horor menegangkan dalam balutan cerita absurd. Bob Seven mengatakan komposisi cerita sengaja dibuat ringan agar dapat menjangkau penonton lintas usia. “Secara konsep tetap ada unsur seram, tetapi komposisinya sekitar 70 persen komedi dan 30 persen horor, sehingga penonton lebih banyak tertawa,” ujarnya.

Menurut Bob, tahap persiapan produksi dimulai pada pertengahan 2025, sekitar Juli hingga Agustus, dilanjutkan pengembangan cerita serta proses casting sebelum syuting berlangsung pada akhir Oktober 2025. Lokasi pengambilan gambar dipusatkan di sejumlah wilayah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat, yang dipilih karena menawarkan suasana sunyi dan jauh dari permukiman guna memperkuat atmosfer cerita.
Selama produksi, tim menghadapi berbagai tantangan lapangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, perubahan cuaca yang tidak menentu, hingga ombak pasang yang sempat mengganggu jadwal syuting. Kondisi alam juga menghadirkan risiko, termasuk kemunculan satwa liar seperti ular dan biawak besar di sekitar lokasi. “Kami yang masuk ke habitat mereka, jadi itu pengalaman yang menegangkan sekaligus berkesan,” kata Bob.
Dari sisi cerita, Beneran Horor terinspirasi dari pengalaman nyata kru selama produksi film. Kisahnya mengikuti Joe—diperankan Bucek—seorang sutradara yang tengah menjalani syuting film horor di pulau terpencil. Situasi berubah kacau ketika rombongan tanpa sengaja mendarat di pulau yang salah dan memasuki wilayah makhluk misterius. Kekacauan memuncak saat Joe membutuhkan figuran tambahan, sementara sosok-sosok misterius di pulau tersebut justru disangka sebagai pemain tambahan, termasuk karakter Opie yang diperankan Opie Kumis.
Bob menuturkan proses casting berlangsung hampir dua bulan untuk menemukan kombinasi pemain yang kuat secara karakter sekaligus komedi. Secara keseluruhan, proses produksi hingga pascaproduksi diperkirakan memakan waktu enam hingga tujuh bulan.
Film ini menghadirkan kolaborasi lintas generasi yang melibatkan aktor watak, komedian, hingga talenta muda, di antaranya Bucek, Opie Kumis, Joe P Project, Septian Dwi Cahyo, Maell Lee, Jenda, Mamang Osa, Davi Siumbing, Anyun Cadel, Riyuka Bunga, Faizal Agung, Rian Nekuk, Berliana Lovell, Adel Reva, Putri Ziani, Sandy William, Van Jhov, Andrie Tawaqal, Lurus Mardan, Pasha Van Krab, Hanif Bulbul, Dewi Margie, dan Carissa Inara Chundinata.
Selain fokus pada proses kreatif, B7 Production menyiapkan strategi promosi berbasis teknologi untuk menjangkau penonton muda. Rumah produksi tersebut menggandeng Make it Project dengan menghadirkan pengalaman interaktif melalui platform Roblox, termasuk peta khusus yang terinspirasi dunia film, avatar karakter pemain, merchandise digital, serta kuis berhadiah tiket menonton. “Pendekatan ini kami lakukan agar promosi terasa lebih interaktif dan relevan dengan kebiasaan generasi muda,” ujar Bob.
Dengan konsep cerita yang terinspirasi pengalaman nyata, perpaduan komedi dan horor ringan, serta strategi promosi digital, Beneran Horor diharapkan mampu menarik perhatian penonton lintas generasi sekaligus meramaikan industri perfilman nasional sepanjang 2026. (*)
Writer: Chairul Ichsan
Ikuti Kami
Navigasi pos
Pos sebelumnya Serap Aspirasi Warga Cicurug, Anggota DPRD Sukabumi Dorong Penguatan UMKM dan Infrastruktur
Pos berikutnya Reses Ketua Komisi II DPRD Sukabumi Disambut Antusias, Warga Apresiasi Jalan Hotmix dan PJU
Jangan Lewatkan

SCTV Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bakat Pop Siap Tayang 13 April 2026

Harsiwi Achmad: “Band Academy” Dinilai Jadi Momentum Kebangkitan Musik Band Indonesia

Harsiwi Achmad Ungkap Alasan INDOSIAR Hadirkan “Band Academy”

Yohanna: Kisah Biarawati, Kemiskinan, dan Iman yang Tak Lagi Pasti

Trailer “Kupilih Jalur Langit” Dirilis, Angkat Konflik Pernikahan Tanpa Cinta

NEONA Rilis “LUPA!”, Angkat Fenomena Hubungan Tanpa Kepastian ala Gen Z
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.




