Festival Toleransi 2025: Kunci Kerukunan dan Keberagaman Bangsa
Sumber Foto: Kemendikdasmen
Sosial

Festival Toleransi 2025: Kunci Kerukunan dan Keberagaman Bangsa

Jakarta, 17 November 2025 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kementerian Agama, Kementerian Kebudayaan dan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) menyelenggarakan Festival Toleransi dan Budaya 2025. Kegiatan ini menghadirkan ruang perjumpaan, pembelajaran bersama, serta perayaan keberagaman yang menjadi kekuatan kehidupan bangsa.

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya sarasehan lintas iman, dialog kebudayaan, pagelaran Seren Taun, pertunjukan seni budaya, pawai budaya, pameran batik etnik dari berbagai daerah dan komunitas penghayat kepercayaan, tumbuk padi tradisional, serta stan komunitas lintas tradisi. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang interaksi yang mempertemukan ekspresi keagamaan, kebudayaan, dan kontribusi sosial masyarakat dalam suasana kebersamaan yang hangat dan setara.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kerukunan merupakan DNA bangsa Indonesia dan menjadi modal sosial untuk mendorong kemajuan nasional. “Kerukunan adalah DNA bangsa Indonesia. Toleransi tumbuh dari ketulusan kita untuk tidak hanya menghormati mereka yang berbeda, tetapi juga menerima dan bekerja sama di tengah keberagaman. Tiga kunci penting toleransi adalah kemampuan berdialog secara terbuka (head to head), menerima dengan lapang dada (heart to heart), dan bekerja sama demi kebaikan bersama (hand to hand),” ujar Abdul Mu’ti.