Erdogan Dorong AS dan Iran Kembali ke Meja Perundingan
Ruang Press - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan komitmen Ankara untuk memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta meredakan ketegangan di wilayah tersebut.
Awal Kejadian
Erdogan menyatakan optimisme Turki dalam proses negosiasi meskipun terdapat berbagai hambatan, termasuk kegagalan perundingan di Pakistan. Turki, yang berbatasan langsung dengan Iran, telah menjalin komunikasi erat dengan AS, Iran, dan Pakistan sebagai mediator.
Perkembangan
Dalam pidatonya di depan anggota parlemen, Erdogan menegaskan bahwa serangan Israel di Lebanon mengancam harapan perdamaian dan menyerukan agar peluang gencatan senjata dimanfaatkan. Dia mencatat bahwa pernyataan dari kedua pihak menunjukkan telah terjadi kemacetan dalam isu nuklir, meskipun meja perundingan belum terbalik. Erdogan juga menyinggung ketegangan yang terjadi di Selat Hormuz.
Kondisi Terakhir
Erdogan menekankan perlunya inisiatif untuk meredakan ketegangan dan menjaga keberlangsungan dialog. Dia menegaskan bahwa negosiasi tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang agresif. Selain itu, sumber diplomatik Turki menginformasikan bahwa para menteri luar negeri dari Turki, Pakistan, Arab Saudi, dan Mesir akan bertemu di Antalya akhir pekan ini, di mana Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga dijadwalkan hadir.




