E-Sports di Sekolah: Prestasi Akademik Tetap Jadi Prioritas
Sumber Foto: RRI.co.id
Olahraga

E-Sports di Sekolah: Prestasi Akademik Tetap Jadi Prioritas

RRI.CO.ID, Sumenep – Minat pelajar terhadap dunia e-sports terus meningkat. Akses ke turnamen lokal hingga nasional semakin terbuka. Di tengah tren ini, sekolah dan orang tua mulai mengambil posisi. Siswa tetap boleh menekuni gim kompetitif, selama kewajiban akademik tidak diabaikan.

Sejumlah sekolah menerapkan batas nilai minimum bagi siswa yang ingin aktif bertanding. Aturan ini dibuat untuk menjaga keseimbangan antara prestasi belajar dan aktivitas digital. Pihak sekolah menegaskan capaian di kelas tetap menjadi dasar utama dalam pembinaan siswa.

Pandangan orang tua juga mulai bergeser. Gim daring tidak lagi selalu dianggap sebagai gangguan. Sebagian keluarga melihat peluang karier di bidang e-sports. Namun dukungan diberikan dengan syarat tegas. Tugas sekolah harus selesai dan kehadiran belajar tidak boleh terganggu.

Pola ini menciptakan situasi yang lebih kondusif. Hobi tidak lagi memicu konflik di rumah atau sekolah. E-sports justru dijadikan pemicu agar siswa lebih disiplin. Pelajar terdorong menjaga nilai supaya tetap mendapat izin berlatih dan mengikuti kompetisi.

Pemerhati pendidikan menilai pendekatan ini lebih realistis dibanding larangan total. Dunia digital sudah menjadi bagian dari kehidupan remaja. Dengan pengawasan dan aturan akademik yang jelas, e-sports dapat berjalan seiring dengan pendidikan formal. Siswa tetap punya ruang berkembang tanpa meninggalkan tanggung jawab utama di sekolah.